SuaraKalbar.id - Dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat Off Grid yang terletak di Kecamatan Sandaran, Kutai Timur direncanakan akan segera diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Rencananya, dua PLTS yang dibangun di Desa Sandaran dan Dusun Labuan Mili tersebut akan diresmikan pada awal September 2020.
Disebutkan Gubernur Kaltim, Isran Noor, pada Sabtu (15/8/2020) kemarin, PLTS di Desa Sandaran memiliki daya 65,34 kilowatt peak (KWP) sedangkan di Dusun Labuan Mili dengan data (28 KWP).
"Kedua PLTS ini masing-masing melayani sekitar 136 pelanggan di Desa Sandaran dan 52 pelanggan di Dusun Labuan Mili," kata Isran Noor, melansir Antara.
Isran menuturkan, Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa di bidang ketenagalistrikan, khususnya desa-desa yang masuk dalam daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T).
Ia juga menyampaikan, ketersediaan listrik di desa jelas akan memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi dari luar melalui media elektronik .
"Anak-anak pun dapat belajar di waktu malam dengan penerangan yang memadai," pungkas Isran Noor.
Sebelumnya, Gubernur Isran Noor juga telah meresmikan pengoperasian PLTS Terpusat Off Grid 24 kilowatt peak (KWP) di Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, pada 2 Agustus 2020 lalu. PLTS ini melayani sekitar 51 pelanggan termasuk fasilitas umum dan penerangan jalan umum (PJU).
Baca Juga: Kasus COVID-19 Bukittinggi Meningkat, Kegiatan Belajar Tatap Muka Diundur
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal