SuaraKalbar.id - Warga Pontianak, Kalimantan Barat dihebohkan dengan penampakan hantu atau mahluk gaib bernama kuyang. Kuyang dipercaya makhluk halus yang hanya mempunyai kepala dan organ dalam tubuh seperti paru-patu, jantung dan usus yang menggelantung.
Penampakannya tersebar di media sosial sejak kemarin. Bahkan videonya diunggah di Youtube.
Kejadian itu diklaim di kawasna Parik Pekong, Pontianak, Kalimantan Barat. Kuyang sendiri merupakan makhluk yang berbentuk kepala manusia dengan badan yang hanya berupa organ dalam tubuh, dan dapat terbang melayang di udara.
Diketahui, video yang berdurasi 9 menit 10 detik itu memperlihatkan warga di Parit Pekong, Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam video tersebut, warga tampak berteriak-teriak sambil menyebut nama kuyang.
Di malam hari itu, warga mencari keberadaan kuyang di atas atap rumah mereka dengan menggunakan senter mereka.
Namun, dalam video penampakan Kuyang di Pontianak tersebut, dari awal hingga akhir tidak ada gambar yang memperlihatkan bentuk kuyang tersebut.
Meski demikian, beberapa warga tetap berteriak dan terus mencari keberadaan kuyang, bahkan aksi warga tersebut sudah dilakukannya selama dua pekan belakangan.
Melihat kerusuhan yang diperbuat warga, polisi pun segera mengambil tindakan.
Baca Juga: Gubernur Mau Sebar Foto Penumpang Citilink Positif COVID Kabur di Pontiank
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Donny Charles Go ikut membenarkan insiden kehebohan tersebut. Ia mengatakan, rupanya sudah dua pekan warga di lokasi dihebohkan dengan isu kuyang.
"Sekitar 2 minggu yang lalu, beredar kabar seperti itu,” kata Donny.
Soal penampakan Kuyang di Pontianak, pihaknya telah mengkonfirmasi hal itu ke warga sekitar. Namun, tidak ada satupun bukti.
Di dalam video yang tersebar itu pun tak terlihat sosok kuyang yang disaksikan tidak terlalu jelas.
Hanya teriakan warga yang terdengar jelas.
"Kita tidak bisa pastikan juga karena semua yang ditanya menjawab ‘katanya’ saja," tambah Donny.
Berita Terkait
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Asal Usul Kuyang dan Ambisi Perburuan Darah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran