SuaraKalbar.id - Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Singkawang kembali mengumumkan persebaran virus corona di wilayahnya.
Tercatat hingga Selasa (10/11/2020) masih ditemukan kasus positif Covid-19 baru. Jumlahnya ada belasan
Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Singkawang menjadi 60 orang.
"Pada Selasa (10/11) ada 19 penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang," ujar Humas Satgas Covid-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu Barita di Singkawang, Rabu (11/10).
Barita mengumumkan, belasan orang ini, terdiri dari, laki-laki usia 49 tahun asal Kelurahan Sekip Lama Singkawang Tengah, perempuan usia 30 tahun asal Kelurahan Sekip Lama Singkawang Tengah, perempuan usia 30 tahun asal Kelurahan kuala Singkawang Barat, laki-laki usia 30 tahun asal Kelurahan Condong Singkawang Tengah dan laki-laki usia 62 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat.
"Kemudian, perempuan usia 32 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 32 tahun asal Kelurahan Condong Singkawang Tengah, perempuan usia 33 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 32 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat," sambungnya.
Selanjutnya, perempuan usia 24 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 31 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 50 tahun asal Kelurahan Sanggau Kulor Singkawang Timur dan laki-laki usia 56 tahun asal Kelurahan Sungai Bulan Singkawang Utara.
"Kemudian, perempuan usia 28 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 23 tahun asal Kelurahan Sungai Wie Singkawang Tengah dan laki-laki usia 29 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir Singkawang Utara," tuturnya.
Sementara pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga bertambah 12 orang.
Baca Juga: RS Rujukan Covid-19 mulai Penuh, Pemkot Bandung Bidik Hotel
"Namun ada satu pasien laki-laki usia 62 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat yang terkonfirmasi meninggal dunia," jelasnya.
Kemudian, ada penambahan suspek sebanyak 3 orang berasal dari Kota Singkawang.
Saat ini, kata dia, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat ada sebanyak dua orang di RSUD Abdul Aziz (dari luar Kota Singkawang) dan 7 dirawat di RSHB Singkawang.
"Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang ada sebanyak 60 orang. Suspek dirawat sebanyak 19 orang, di mana 8 di antaranya berasal dari luar Singkawang," tuturnya.
Barita mengungkapkan, per tanggal 9 November 2020, berdasarkan penilaian indikator dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional, bahwa Kota Singkawang berada di zona Oranye atau berisiko sedang.
"Untuk itu, kembali kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG