SuaraKalbar.id - Di Indonesia Diego Maradona juga punya banyak kenangan, salah satunya bagi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pernah, Diego Maradona minta Prabowo kalahkan Jokowi di Pilpres 2014.
Kenangan itu sebelum legenda sepakbola Argentina dan dunia Diego Maradona meninggal dunia pada usia 60 tahun pada 25 November 2020 kemarin.
Di Pilpres 2014, Prabowo manfaatkan Maradona untuk meraup dukungan dari pemilih dalam berkompetisi melawan pasangan Jokoowi-Jusuf Kalla saat itu.
Video dukungan legenda sepakbola dunia itu sempat viral pada 2014 jelang Pilpres. Dala video berdurasi hanya 17 detik itu, Maradona menyampaikan dukungan kepada Prabowo supaya menang Pilpres.
“Prabowo, Anda harus memang Pemilu! Karena saya ingin ke Indonesia untuk beri Anda selamat. Oke? Salam dari saya,” ujar si legenda dalam video.
Video ini dipakai tim kampanye Prabowo untuk menarik perhatian pemilih kala itu. Oleh tim kampanye Prabowo, di akhir video itu ditambahi ajakan memilih Prabowo pada 9 Juli 2014.
“Maradona aja dukung Prabowo! 9 Juli 2014 Yuk coblos nomor satu!” demikian kampanye tersebut.
Viralnya video dukungan dari Maradona itu disambut oleh Prabowo.
Calon presiden itu menuliskan pesan di Facebook, menyampaikan terima kasih dukungan yang diberikan legenda sepakbola dunia itu. Prabowo dengan gaya khasnya, memanggil Maradona dengan sebutan ‘bung’.
Baca Juga: Edhy Ditangkap KPK, Aktivis 212: Prabowo Sudah Kalah Sebelum Pilpres 2024
“Terima kasih, bung Diego Maradona. Jika rakyat Indonesia memberikan mandat kepada saya pada Pemilu Presiden tanggal 9 Juli 2014 ini, saya ingin mengundang anda datang ke Indonesia dan mungkin anda dapat ikut membantu saya wujudkan tim nasional sepakbola Indonesia yang tangguh dan membanggakan,” tulis Prabowo dalam pesannya.
Prabowo menuliskan salah satu cita-citanya beserta segenap bangsa Indonesia adalah bisa berlaga di pentas tertinggi sepakbola dunia.
“Adalah cita-cita saya, dan segenap rakyat Indonesia agar dalam waktu dekat tim nasional Indonesia dapat berlaga dan Insya Allah memenangkan piala dunia. Salam saya, Prabowo Subianto dari Indonesia. 14 Juni 2014,” tulis Prabowo.
Sayangnya Prabowo dalam Pilpres 2014 kalah dari Jokowi. Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih suara 62.576.444 suara atau 46,85 persen kalah dari pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dengan raihan 70.997.833 suara atau 53,15 persen.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?