Sejak dibagikan, kisah miris seputar siswi SMP yang nekat ingin menggugurkan kandungan itu telah dibagikan 2,5 ribu kali di Facebook. Sementara, unggahan dr. Rizal Fitni di Facebook disukai lebih dari 2 ribu warganet.
Kisah tersebut juga mendapat ribuan komentar dari warganet. Selain miris, hal ini juga menekankan pentingnya pendidikan seks sejak dini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.
"Ngelus dada. Serba takut zaman sekarang. Pergaulan udah segitu bebasnya. Takut soalnya saya punya anak remaja putri," tulis salah satu komentar.
"Dok ini beneran? Ya Allah bacanya aja lemes dok, pengen nangis rasanya," kata warganet lain.
"Sedih dengernya, dengan gampang mau gugurin, sambul ketawa-ketawa. Saya kemarin yang lama nunggu 3,5 tahun hampir tiap dalam doa nangis minta sama Tuhan biar dikasih," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun