SuaraKalbar.id - Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba santer dikabarkan jika klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) telah memutuskan untuk mendepak sang pelatih, Thomas Tuchel.
Tak main-main, dua media ternama lokal, L'Equipe dan RMC berani mengklaim hal ini pada Kamis (24/12/2020) petang WIB. Demikian pula kantor berita AFP bahkan juga media terkemuka Jerman, Thomas Tuchel.
Diklaim jika manajemen PSG kecewa berat pada pelatih 47 tahun berpasor Jerman itu, setelah tim menutup 2020 dengan hanya berada di posisi ketiga klasemen Ligue 1 Prancis 2020/2021, di bawah Olympique Lyon dan Lille.
Yang menarik, PSG sendiri sejatinya baru saja menang telak 4-0 di kandang atas Strasbourg, pada laga pekan ke--17 Ligue 1 dini hari tadi.
Namun, kemenangan besar itu ternyata tak cukup untuk merubah pendirian board PSG, yang kadung kecewa pada performa Tuchel sejak awal musim ini, bahkan mungkin dalam dua musim terakhir.
Pemecatan Tuchel ini sendiri pun diamini jurnalis top Italia, Fabrizio Romano.
"Thomas Tuchel dipecat oleh petinggi PSG, terkonfirmasi. Selesai sudah, dan manajer baru akan datang. Pengumuman resmi akan keluar sesaat lagi," tulis Romano di akun Twitter pribadinya.
Perjalanan PSG musim ini memang cukup terseok-seok. Finalis Liga Champions musim lalu itu harus berjuang hingga matchday pamungkas babak fase grup untuk lolos ke fase gugur kompetisi musim ini, meski pada akhirnya menjuarai Grup H.
Sementara di liga domestik, PSG duduk di peringkat ketiga klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 35 poin. Bermain sebanyak 17 kali, PSG menang sebanyak 11 kali, 2 kali seri, serta 4 kali kalah.
Baca Juga: Imbas Varian Baru COVID-19, Liverpool - Everton Aman, Klub Lain Gigit Jari
Perolehan ini lebih buruk ketimbang pada musim lalu saat menjuarai liga. Mereka total hanya kalah tiga kali dan dua imbang sepanjang musim, selebihnya mendulang poin sempurna.
Tuchel sendiri datang ke PSG pada Mei 2018 lalu setelah sebelumnya menukangi Borussia Dortmund.
Berita Terkait
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun