SuaraKalbar.id - Penanganan COVID-19 di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dilakukan menggunakan dana darurat atau Belanja Tidak Terduga (BTT).
Sebab, pemerintah kabupaten setempat tidak mengalokasikan dana khusus untuk penanganan COVID-19. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Mohd Zaini.
"Kalau secara khusus program dan kegiatan untuk penanganan COVID-19 tidak ada, hanya saja kita bisa menggunakan anggaran darurat atau dana Belanja Tidak Langsung (BTT) sebesar Rp3 miliar," ujarnya di Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (6/1/2020).
Dia mengatakan selain untuk penanggulangan pandemi COVID-19, alokasi dana untuk belanja tidak langsung juga diperuntukkan untuk kedaruratan lain seperti bencana dan kerusakan infrastruktur.
"Di Dinas Kesehatan juga tidak ada anggaran khusus untuk COVID-19," katanya.
Kendati demikian, menurut dia, penanggulangan COVID-19 tetap menjadi prioritas pemerintah kabupaten.
Zaini, yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menyampaikan pemerintah kabupaten menggencarkan kampanye pencegahan COVID-19 hingga ke desa-desa.
"Kita lebih kepada penegakan disiplin protokol kesehatan,"ujarnya.
Lebih lanjuta, dai menyebut Pemkab Kapuas hulu juga sudah memiliki mobil untuk mendukung pemeriksaan COVID-19.
Baca Juga: Hari Terakhir Tahun 2020, Ada 8.074 Orang Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite