SuaraKalbar.id - Adik Rafael Simbolon butuh bantuan tangan dermawan. Sejak lahir, bayi tersebut menderita penyakit hernia.
Rafael Simbolon butuh dirawat intensif. Ada benjolan di pusar dan buah zakar Rafael.
Saat diperiksa oleh dokter, benjolan itu ternyata hernia inguainalis dan hernia umbikalis. Bayi Rafael Simbolon usianya masih 1 bulan.
Kekinian Rafael Simbolon dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Ironisnya, perawatan tersebut terkendala biaya karena sang ayah, Efran Simbolon menjadi korban PHK gegara pandemi Covid-19.
Bayi Rafael Simbolon sempat menjalani operasi, namun jantungnya sempat berhenti berdetak seusai disuntik anastesi.
Beruntung, kondisi Rafael sudah stabil meski harus tetap menjalani perawatan intensif.
Banyak penanganan khusus yang harus dilakukan untuk Rafael sesegera mungkin sehingga membutuhkan banyak biaya. Uluran tangan dermawan dinanti.
Kisah adik Rafael Simbolon dibagikan oleh Mario Vica, teman ayah bayi tersebut. Vica menggalang dana untuk perawatan bayi Rafael Simbolon di situs kitabisa.com.
Baca Juga: 49 Bayi Meninggal Sepanjang 2020, Wali Kota Malang Klaim Akibat Covid-19
Bagi yang ingin memberikan bantuan kepada bayi Rafael, bisa klik di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026