SuaraKalbar.id - Seorang siswi tewas usai makan kue sepulang sekolah. Nyawanya tak tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit.
Belakangan diketahui, korban yang bernama Israa Kamal Awadh tewas diracun oleh temannya sendiri.
Pelaku pembunuhan terdiri dari tiga orang dan kini sudah diamankan oleh pihak berwajib
Adapun motif pelaku meracuni korban karena iri masalah nilai. Korban selama ini dikenal sebagai siswi cerdas sehingga kerap mendapat nilai tinggi.
Menyadur Gulf News, Selasa (2/2/2021) Jaksa Agung Alexandria memutuskan untuk memenjarakan tiga siswi Abu Bakr Al Siddique Preparatory School selama empat hari sambil menunggu penyelidikan.
Ketiga siswi tersebut dituduh melakukan pembunuhan dengan memasukkan racun ke dalam sepotong kue karena iri korban mendapatkan nilai yang lebih tinggi.
Israa Kamal Awadh memang dikenal karena keunggulan akademisnya dan sering mendapat nilai yang lebih bagus daripada tersangka.
Setelah kejadian itu, jaksa penuntut memerintahkan autopsi tubuh korban, dan kemudian laporan forensik menunjukkan bahwa kematian gadis itu disebabkan oleh racun.
Menurut media setempat, enam siswi sempat makan kue dalam perjalanan pulang, di mana tiga di antaranya langsung dibawa ke Rumah Sakit Universitas Amiri setelah mengalami muntah-muntah parah.
Baca Juga: Seorang Wanita Arab Saudi Dibunuh Saudara Kandung, karena Punya Snapchat
Nahas, nyawa Israa Kamal Awadh tak tertolong. Dia meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan masih menjalani perawatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram