SuaraKalbar.id - Kasus penambangan emas ilegal yang melibatkan warga negara asing (WNA) berhasil dibongkar polisi.
Dua warga negara China diamankan lantaran diduga bersekongkol mengeruk emas secara ilegal di bumi Kalimantan.
Polres Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menangkap kedua pelaku yakni Yin Zhejun dan Xiao Weiting belum lama ini.
“Keduanya ditangkap pada tanggal 8 Febuary 2021 lalu di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devy Firmansyah seperti dikutip dari Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com),
Dalam melancarkan aksinya, Yin Zhejun bertindak sebagai koordinator sedangkan Xiao Weiting di bagian operasional penambangan lapangan.
Polisi menerangkan penangkapan keduanya bermula dari laporan adanya aktivitas penambangan emas yang diduga ilegal dan melibatkan WNA.
Adapun modus pelaku menambang emas secara ilegal dilakukan dengan berbagai cara.
Devy menyebut mereka beraksi mulai dengan menggunakan alat berat, menggunakan metal detector hingga memakai bahan kimia seperti karbon, kapur, boraks, semen putih dan ethanol.
Polres Kotawaringin Barat sudah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal China di Jakarta untuk masalah penambangan ilegal ini.
Baca Juga: Jasad Penambang Emas Tertimbun Longsor Dipulangkan Ke Lampung dan Jawa
Otoritas China menyerahkan sepenuhnya proses hukum kedua warganya kepada pemerintah Indonesia.
“Pemerintah Cina mempersilakan dua orang itu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!