SuaraKalbar.id - Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara jadi sorotan. Pengikut KLB Demokrat dan loyalitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terlibat situasi panas.
Kepala Bapillu Partai Demokrat Andi Arief sampai menyetil Menko Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya.
Dia mengklaim sudah mengingatkan Mahfud MD terkait gejolak yang sedang terjadi di internal Partai Demokrat. Namun Mahfud MD dianggapnya tak bereaksi hingga dirinya memberikan sindiran.
"Kalau ada pertumpahan darah, saya sudah ingatkan Prof @mahfudmd yang sampai pagi ini diam seribu bahasa," tulis Andi Arief.
Bersamaan dengan cuitan itu, Andi Arief membagikan video pendek yang diduga menggambarkan situasi di tempat akan digelarnya KLB Demokrat di Deli Serdang.
Dalam rekaman berdurasi 26 detik tersebut, seorang terdengar berujar "Situasi hari ini di tempat KLB abal-abal. Mereka melakukan persiapan signifikan".
Sebelumnya, Andi Arief menyentil Mahfud MD soal tudingannya kepada Kepala Staf Presiden, Moeldoko, yang ia sebut terlibat dalam isu kudeta AHY.
Andi berharap Mahfud MD bisa memberikan tindakan berdasar hukum kepada Moeldoko.
"Pak Prof @mohmahfudmd ysh, meski ada keterlibatan KSP Moeldoko dalam kudeta Demokrat besok, saya harap Pak Prof larang perbuatan melanggar hukum Pak Moeldoko," kata Andi Arief dikutip dari cuitannya pada Kamis (4/3/2021).
Baca Juga: Demokrat Minta Menkumham Tolak Hasil KLB Ilegal di Deli Serdang
Andi juga menuliskan ada dasar hukum yang bisa digunakan untuk menindaklanjuti tudingannya kepada Moeldoko.
Dasarnya langgar UUD, UU Kepartaian, dan AD/ART Partai yang disahkan negara," cuitnya.
Aduan itu ia tujukan kepada Mahfud MD karena Andi Arief menilai bahwa Presiden Joko Widodo tak mau mendengar aduannya.
"Karena Pak Jokowi sudah enggak mau dengar lagi," imbuhnya.
KLB Demokrat
KLB Demokrat dikaitkan dengan isu kudeta AHY dari partai berlambang bintang mercy. Acara tersebut akan digelar di salah satu hotel di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang dan dimulai, Jumat (5/3/2021) ini.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan sejumlah pejabat lain dikabarkan hadir dalam KLB tersebut. Mantan Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Darmizal berujar ada sebanyak 1.200 orang yang bakal hadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Agar Akses Berbagai Layanan di Koperasi Desa Makin Mudah, BRI Hadirkan BRILink Agen
-
Orang Utan pun Menyerah Hadapi Karhutla, Akankah Pemerintah Terus Menunggu Hujan?
-
Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?