Selain itu, Ofik menyebut, sebagai pemegang saham dalam CFD, investor akan menerima jumlah dividen yang sama seperti yang diterima oleh pemegang saham perusahaan tersebut. Namun kendati mendapatkan dividen, Ofik menekankan bahwa pembelian CFD stock tidak melibatkan saham fisik. Sehingga membeli CFD single stock tidak memberikan investor kepemilikan dan hak suara pada suatu perusahaan.
Terkait harga CFD Single Stock, Ofik memastikan harganya sama sepeti harga saham sebenarnya. Dalam hal ini, Bursa Berjangka Jakarta memegang peran utama dalam mengatur pasar dan menyediakan eksekusi yang adil dan transparan untuk para investor.
Dalam peluncuran CFD Single Stock, PT Mentari Mulia Berjangka menghadirkan 52 saham dunia yang bisa dibeli oleh investor di Indonesia. Di antaranya terdapat saham dari Amerika yang paling popular, seperti Google, Apple, Facebook, Microsoft, Coca-cola, Starbucks dan banyak lagi. Kemudian ada juga saham terkenal dari Jerman seperti Adidas, BMW, Mercedes Benz, dan lainnya.
"52 saham ini hanyalah sebuah permulaan, tujuan kami adalah untuk membuat investasi menjadi lebih mudah dan sederhana bagi semua investor. Akan ada lebih banyak lagi produk-produk inovatif lainnya. Tetapi, masih saya rahasiakan untuk saat ini. Saya menyarankan kepada masyarakat untuk terus follow up secara dekat inisiasi baru dari Mentari Mulia dalam waktu beberapa bulan ke depan," jelas Ofik.
Menurutnya, saat ini para investor di seluruh dunia sedang bersiap untuk menyambut pemulihan ekonomi global dalam waktu dekat. Karena itu, menurutnya ini menjadi peluang emas bagi investor di Indonesia memanfaatkan CFD single stock untuk mengoptimalkan tren dari pemulihan global.
Peluncuran CFD Single Stock ini merupakan bukti nyata bagi PT Mentari Mulia Berjangka yang berkomitmen meningkatkan kualitas demi kenyamanan, kepercayaan, dan keamanan nasabah. Dengan pilihan produk yang beragam ini, diharapkan mampu memberikan jalan kesuksesan untuk nasabah yang lebih besar dalam mencari peluang-peluang di dunia derivatif.
"Mentari Mulia selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan pialang yang memberikan layanan terbaik dengan taraf internasional, serta pengalaman bertransaksi yang cepat, andal, dan aman untuk semua kliennya," ujar Ofik.
Publik pun antusias menyambut kehadiran CFD Single Stock ini. Hal tersebut terlihat karena lebih dari ribuan audiens dari seluruh dunia yang mengikuti webinar hingga live streaming di Facebook dan YouTube.
Baca Juga: 15,9 Miliar Saham Ditransaksikan Sepanjang Pekan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Promo Indomaret Akhir Pekan, Harga Mulai Rp8 Ribuan untuk Kebutuhan Harian
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Saat Warga Kalbar Berbondong ke Emas, Benarkah Tabungan Biasa Mulai Ditinggalkan?
-
Rp170 Miliar Uang Negara Kasus Bauksit Diselamatkan, Tapi Kejati Kalbar Belum Tetapkan Tersangka
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus