SuaraKalbar.id - Konflik antaran Betrand Peto dan orang tuanya belakangan disorot usai diungkap oleh Ruben Onsu dalam video YouTube The Onsu Family.
Ruben Onsu dan Sarwendah sengaja mempertemukan anak sambung mereka, Bertrand Peto dengan orang tua kandungnya.
Dalam pertemuan itu, terbongkar kalau hubungan Betrand Peto dan orang tua kandungnya kurang harmonis. Ada ganjalan yang dirasakan kedua belah pihak.
Ruben Onsu melakukan mediasi untuk meluruskan kabar yang beredar selama ini.
Di sela-sela pertemuan, sahabat Ivan Gunawan tersebut membacakan surat untuk putranya. Ia sampai tak kuasa menahan tangis.
Adapun isi surat tersebut adalah curahan hati Ruben Onsu tentag Betrand Peto yang begitu dicintainya.
"Onyo anakku, ayah menulis ini sebagai ungkapan hati ayah yang paling dalam. Semua sudah diungkapkan bagaimana perasaanmu tentang orang tuamu. Ayah hanya minta tolong padamu nak, perlahan berdamailah dengan suasana ini," pesan Ruben kepada Betrand seperti dikutip dari Matamata.com.
"Cerita hidupmu yang kamu anggap luka, biar tugas ayah dan bunda yang obati tanpa perlu kau ungkit lagi. Sebelum pertemuan ini, mati-matian kamu tidak mau. Kamu tidak mau ada pertemuan ini karena kamu menganggap tidak perlu," lanjutnya.
"Maafin ayah ya Nyo ayah tidak menuruti apa mau Onyo kali ini. Tapi ayah tetep melakukan pertemuan ini karena ayah anggap semua harus clear dan tidak ada pihak yang tersakiti," imbuh Ruben.
Baca Juga: 4 Fakta Polemik Keluarga Betrand Peto di NTT, Ruben Kesal Selalu Bahas Uang
Ruben Onsu berpesan kepada Betrand agar ia mengejar cita-citanya tanpa ada rasa beban. Ia ingin kesuksesan Betrand bisa jadi kebahagiaan untuk semua orang.
"Onyo sayang, lapangkanlah hatimu Nak. Jadilah ksatria yang tanggung. Doa ayah bunda pasti sama dengan doa papa mama. Onyo sayang, terbanglah tinggi setinggi-tingginya, capailah apa yang mau kamu capai. Kejarlah nak, tanpa harus ada yang tersakiti," pungkas Ruben.
Setelah pertemuan tersebut, Ruben Onsu berharap Betrand Peto bisa berdamai dengan masa lalunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah