SuaraKalbar.id - Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal atau Gus Sahal mengecam keras para pelaku penistaan agama. Ia menyoroti dua sosok yakni Jozeph Paul Zhang penghina Nabi Muhammad dan Ustaz Yahya Waloni yang dikenal ceramahnya kontroversial.
Menurut Gus Sahal, semua kalangan baik tokoh agamawan, nasionalis, minoritas maupun mayoritas mengecam tindakan dua orang tersebut yang dianggapnya telah menistakan agama.
Pendapat tersebut disampaikan Gus Sahal melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Kamis (22/4/2021).
"Kaum agamaqan dan nasionalis, kalangan mayoritas dan minoritas harus sama-sama mengecam keras Jozeph Zhang, Yahya Waloni dan para pelaku penistaan agama," tulisnya.
Gus Sahal menilai Jozeph Paul Zhang, Yahya Waloni dan kroninya merupakan ancaman nyata bagi bangsa karena tindakan mereka berpotensi memecah belah umat beragama sehingga perlu ditindak.
"Zhang, Waloni cs menabuh genderang adu domba umat beragama. Mereka adalah ancaman nyata bagi ikatan kebangsaan kita," sambungnya.
Sebelumnya, Gus Sahal meminta agar Yahya Waloni ditangkap setelah polisi mengumumkan terhadap Jozeph Paul Zhang penghina Nabi Muhammad dan orang yang mengaku nabi ke-26.
Intelektual NU tersebut menilai YouTuber Jozeph Paul Zhang harus ditangkap karena telah melakukan penistaan agama Islam.
"Saya setuju Jozeph Paul Zhang ditangkap dan dihukum karena telah menista Islam. Tapi Yahya Waloni dan ustad abal-abal lain yang hobi menistakan Kristen juga harus ditangkap dan dihukum
Baca Juga: 44 Konten Kebencian Jozeph Paul Zhang di Instagram hingga Twitter Diblokir
Gus Sahal lantas membandingkan Yahya Waloni dengan Jozeph Paul Zhang.
"Yahya Waloni adalah Paul Zhang versi mualaf," demikian cuitan Gus Sahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG