SuaraKalbar.id - Istilah pembeli adalah raja seringkali digaungkan saat transaksi jual beli. Namun terkadang ulah pembeli malah menguji kesabaran para pedagang, seperti kejadian yang dialami tukang bakso kali ini.
Diduga karena banyak pembeli suka minta aneh-aneh saat pesan, tukang bakso lantas menuliskan pengumuman menohok di gerobak. Aksi penjual itu tersebut viral usai dibagikan oleh pengguna TikTok mrklapaucius belum lama ini.
Dalam video yang dibagikan pada 18 April lalu, pengungah video memperlihatkan situasi di pinggir jalan, di mana ada tukang bakso gerobak tengah berjualan.
Pada malam itu, kondisi jalanan cukup ramai, tukang bakso juga terlihat sedang sibuk membungkus pesanan pembeli.
Gerobak bakso warna cokelat pun terlihat masih penuh. Si tukang bakso menjajakkan dagangannya di tempat biasa.
Sekilas tak ada yang aneh bila dilihat dari jauh, namun bila dicermati lebih teliti ada sebuah sebuah tulisan yang dipasang tukang bakso di gerobaknya.
Tulisan itu berbunyi: Maaf tidak layani mie rebus.
Pengunggah video pun menanyakan maksud tulisan itu kepada warganet.
"Ini apa ya gaes?" tanyanya.
Baca Juga: Bangun Sahur Badan Gatal-gatal, Publik Ikut Merinding Pas Lampu Dihidupkan
Kontan saja postingan tersebut memancing perhatian warganet untuk berkomentar. Tak sedikit yang memberikan spekulasi terkait pengumuman tukang bakso.
Kebanyakan menduga tukang bakso sampai memasang tulisan seperti itu karena sering ada pembeli yang sengaja membawa mie instan dari rumah saat beli bakso sehingga membuatnya kesal.
Warganet pun memaklumi pengumuman yang dipasang tukang bakso
"Sudah bayar sedikit terus ngrepotin," kata faisal.
"Ga ngelayanin orang dateng bawa mie instan buat sekalian minta direbusin, karena kaldu baksonya jadi kurang enak nantinya," timpal I like u.
"Ini teguran untuk orang yang bawa indomie minta rebuskan bayar 2 ribu kayak gak punya dapur aja," tulis o.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026