SuaraKalbar.id - Sejumlah mualaf di Kota Singkawang, Kalimantan Barat mendapat bantuan zakat di bulan Ramadhan.
Setidaknya ada 200 mualaf kurang mampu yang diberi bantuan sembako oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat.
Proses serah terima bantuan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Sumastro di Sekretariat Baznas Singkawang, Senin (10/5/2021).
"Mengingat bantuan ini berasal dari Baznas pusat, berarti elemen masyarakat yang berasal dari kalangan kurang mampu salah satunya dari kalangan mualaf di Kota Singkawang telah mendapatkan perhatian dari Baznas pusat," kata Sumastro seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: 5 Link Bayar Zakat Fitrah Online yang Amanah dan Terpercaya
Dia bersyukur, Baznas Kota Singkawang telah melaksanakan amanah Baznas pusat untuk menyalurkan bantuan zakat tersebut.
Di samping itu, dia juga mengimbau kepada umat Muslim khususnya dari kalangan mampu di Kota Singkawang agar mau memperhatikan fakir miskin.
"Karena apabila ini bisa menjadi gerakan bersama yang efektif, saya yakin masyarakat Kota Singkawang akan semakin sejahtera," ujarnya.
Terlebih, banyak program yang dicanangkan oleh Baznas Singkawang. Hal itu dianggap sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa menjadi lebih sejahtera.
Sumastro juga berharap agar gerakan cinta zakat semakin meluas cakupannya, seperti masing-masing instansi bisa membentuk UPZ yang didorong melalui instrumen zakat profesi.
Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan Al-Marhamah
"Karena zakat profesi ini adalah merupakan bagian dari wujud kepedulian dari kita yang punya profesi tetap seperti ASN dan lain-lainnya," katanya,
Apalagi zakat yang dibayarkan tidaklah besar, hanya 2,5 persen dari penghasilan bulanan, sehingga dia mengajak masyarakat berpartisipasi.
"Kalau memang ada tambahan pendapatan dari profesi lainnya, maka tidak ada salahnya masyarakat menzakatkan maalnya dari penghasilan profesi tersebut."
"Insya Allah akan kita galakkan hal ini bersama Baznas Kota Singkawang, sehingga pendapatan Baznas dari tahun ke tahun semakin meningkat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Beda Perjalanan Mualaf Ruben Onsu vs Richard Lee: Alasan, Sosok Pembimbing, dan Rumor
-
Psikolog Singgung Sosok Mualaf yang Diduga Permainkan Agama, Richard Lee?
-
Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
-
Ruben Onsu Perlihatkan Keluarga Lain usai Mualaf, Betrand Peto Pamer Kalung Salib
-
Reaksi Adem Bunda Corla soal Ruben Onsu Mualaf: Singgung Dosa yang Lenyap Seketika!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025