SuaraKalbar.id - Selama libur Lebaran, tempat wisata di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) tetap dibuka untuk wisatawan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kubu Raya Iping Hindrawati mengungkapkan tempat wisata dibuka asal pengelola menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
"Kami tidak membuat larangan kepada pengelola wisata untuk tetap dibuka selama Lebaran ini. Asalkan mereka tetap menerapkan prokes ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19," kata Iping kepada Antara, Jumat (14/5/2021).
Adapun alasan di balik kebijakan tempat wisata boleh dibuka, karena Kubu Raya tidak berada pada zona merah.
Namun, Iping mengatakan pihaknya terus mengingatkan agar pengelola tempat wisata memberlakukan prokes ketat.
"Selain itu, pembatasan jumlah pengunjung tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas di hari normal atau sebelum pandemi. Saya yakin setiap pengelola wisata juga mengerti akan hal ini dan kami akan terus melakukan pengawasan," tuturnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan untuk meminimalisasi peluang terjadinya kerumunan selama peniadaan mudik Lebaran pada 6 sampai 17 Mei 2021, pemerintah membuat larangan dan meminta pemda untuk menutup tempat wisata yang berada di zona merah dan oranye.
"Dengan adanya keputusan ini diharapkan penularan COVID-19 di tengah masyarakat dapat semakin ditekan," katanya.
Menurutnya, keputusan pemerintah cukup beralasan, karena pada perkembangan peta zonasi risiko per 9 Mei 2021.
Baca Juga: Libur Lebaran, BNI Tebar Promo Staycation di Jakarta
Disebutkan, ada 12 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Sementara zona oranye ada di 324 kabupaten/kota yang tersebar di 6 provinsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?