SuaraKalbar.id - Gus Miftah buka suara usai penghinanya ditangkap gara-gara melontarkan olok-olok di media sosial. Terungkap fakta baru, kalau pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.
Hal tersebut diterangkan Gus Miftah melalui postingan terbarunya di media sosial. Gus Miftah membagikan video permintaan maaf yang disampaikan orang tua pelaku di kantor polisi.
Penghina Gus Miftah adalah pemuda asal Trenggalek, Jawa Timur. Dia telah diamankan.
"Menurut keterangan orang tua nya, bahwa anaknya @mokooku mengalami gangguan jiwa/mental selama 2 tahun terakhir....dan minta maaf," terang Gus Miftah.
Atas pengakuan tersebut, Gus Miftah menunjukkan sikap. Pendakwah kondang itu bersedia memaafkan penghinanya dengan berbagai pertimbangan.
"Kalau memang gangguan jiwa saya doakan semoga cepat sembuh," tulisnya.
Namun, kalau hanya berdalih, gangguan jiwa Gus Miftah menyerahkan jawaban itu ke publik.
"Kalau ngaku-ngaku gila semoga...(isi sendiri).
Pendiri Ponpes Ora Aji Sleman itu, tak menampik ada kejanggalan di balik pengakuan keluarga.
Baca Juga: Pemuda Trenggalek Penghujat Gus Miftah di Medsos Diamankan Polisi
"Pertanyaan yang agak menggajal barang kali satu: edan kok sadar medsos ya...Mbuh lah," terang Gus Miftah.
Ia menegaskan mau memaafkan bukan karena pelaku diduga gangguan jiwa, melainkan lebih mementingkan perasaan orang tua pelaku yang terpaksa menanggung ulah buruk anaknya.
"Saya lebih melihat kepada bapak ibunya, yang akhirnya harus repot dan malu gara-gara ulah anaknya," kata Gus Miftah.
"Semoga Allah jaga orang tua Kita semua, dan kita sebagai anak tidak membuat malu orang tua kita," pungkasnya.
Sebelumnya pengguna akun Instagram @mokooku karena menghujat Gus Miftah. Akun tersebut menghina dengan kata-kata hewan hingga menyuruh Gus Miftah berhenti berdakwah.
“Kowe ojo dakwah, kowe a** idu kyai (Anda tidak usah dakwah, anda anjing yang meludah kyai). Tak piles ndasmu lek ora leren,” tulis pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan