SuaraKalbar.id - Kementerian Agama atau Kemenag Singkawang, Kalimantan Barat buka suara mengenai ibadah haji 2021 dibatalkan.
Pihak Kemenag Singkawang sejauh ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat.
"Kemenag Singkawang menunggu surat atau arahah dari Kanwil Kemenag Kalbar setelah Menteri Agama mengumumkan pembatalan ibadah haji 2021," ujar Plt Kepala Kantor Kemenag Singkawang, Azhari kepada Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com).
Azhari menyebut, setelah ada titik terang dari Kemenang Kalbar, maka akan mengumumkan mekanisme usai pembatalan kepada para calon jemaah haji.
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan pemerintah tidak memberangkatkan calon jemaah haji tahun 2021 M/1442 H. Ibadah haji kembali dibatalkan seperti tahun lalu.
Keputusan tersebut diklaim hasil koordinasi dengan Berbagai pihak seperti DPR RI, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, asosiasi travel, dan sejumlah unsur lainnya.
Alasan ibadah haji dibatalkan karena pihak Arab Saudi hingga saat ini tak kunjung membuka akses haji bagi jemaah luar negeri termasuk Indonesia.
Selain itu, alasan keamanan dan keselamatan karena pandemi Covid-19 menjadi salah satu keputusan menunda pemberangkatan haji.
"Ini semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan. Apalagi tahun ini juga ada penyebaran varian baru Covid-19 yang berkembang di sejumlah negara," ujar Menang seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: Tunggu 34 Tahun Lagi, Ribuan Warga Kabupaten Tuban Gagal Berangkat Ibadah Haji
Di sisi lain, Arab Saudi membuka pintu sejumlah negara untuk ibadah haji tahun ini. Negara-negara tersebut yakni: Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Jerman, Prancis, Portugal, Swedia, Swiss dan Uni Emirat Arab.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang