SuaraKalbar.id - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai dilangsungkan di sejumlah daerah. Namun belum digelar di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu mengumumkan PPDB tahun ajaran 2021/2021 baru dibuka mulai 1-10 Juni 2021 mendatang.
Selain itu, proses pendaftaran juga dilakukan secara luring alias offline karena terkendala jaringan internet.
"Kami sudah sampaikan surat ke masing-masing satuan pendidikan di Kapuas Hulu terkait pendaftaran PPDB," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, belum lama ini kepada Antara.
Pertrus menyebut, hanya satu SMA di Kapuas Hulu yang mampu menggelar PPDB online yakni SMAN 1 Putussibau.
Selebihnya dari jenjang SD hingga SMA lain rata-rata terkendala jaringan internet.
"Daerah kita memang terkendala jaringan internet, tidak semua daerah punya jaringan internet," kata Petrus.
Kendati begitu, Petrus menekankan agar dalam proses PPDB tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan serta dilaksanakan secara terbuka dan transparan.
Sementara untuk jadwal masuk tahun pelajaran 2021/2022, kata dia, sesuai akan mulai pada 12 Juli 2021.
Baca Juga: Hari Pertama PPDB Balikpapan, Server Sempat Ngadat di Pagi Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang