Meski awalnya berat, kejadian tersebut membawa hikmah baginya.
“Hikmahnya banyak, sebelum kecelakaan aku atheis, I don’t believe in God,” katanya dalam YouTube Ari Lasso, beberapa waktu lalu.
Sebelum kecelakaan, dia mempertanyakan keberadaan Tuhan.
“Tanya bunda. Sebelum kecelakaan aku selalu ngomong ‘mana Allah, mana Allah, aku harus sembah’. Aku benar-benar sombong sekali terhadap kehidupan ini. Sehingga karena kelalaian aku juga akhirnya dari peristiwa itu akhirnya di rumah sakit aku sadar ‘Ya Allah kau benar-benar ada’,” katanya.
Pada saat itu, kondisi putra bungsu Maia Estianty itu sempat kritis.
“Aku berhari-hari terbaring di rumah sakit, enggak ada yang aku cari. Orangtua, okelah pegang tangan bunda, itu cukup menenangkan. terus aku bilang ‘Ya Allah emang Kamu ada’ di tengah rasa sakit. Waktu itu aku cuma bisa berdoa doang gitu kan, di akhir ‘Ya Allah tolong aku’. Akhirnya bunda bilang ‘Tuh kan Allah ada kan’, dan Alhamdulillah mulai dari situ (tersadar),” ungkapnya.
Uus
Uus juga sempat meragukan keberadaan Allah SWT. “Saya dulu sempat ateis juga gara-gara dulu basket. Saya sudah kerja keras ternyata saya dikasih cedera parah. Terus saya jadi duit yang saya kumpulkan dari basket dipakai buat fisioterapi. Dari situ saya bilang saya disuruh salat sama ibu saya ‘aa salat’, ‘enggak mau, enggak mau’,” katanya dalam YouTube Husein Jafar Al Hadar.
Ia sempat tidak percaya Tuhan selama enam bulan. “Sampai akhirnya saya jadi penyiar. Saya pernah nyebut dalam keadaan tidak salat, nyebut dalam hati ‘enak ya jadi penyiar radio’. Ternyata saya jadi penyiar radio. Wah, Allah ada nih dan itu titik baliknya Allah kabulkan doa saya yang bahkan saya tidak panjatkan dalam doa,” kata Uus.
Baca Juga: Terima Ajakan ke Gereja Hingga Tantang Allah, Kakak Alyssa Soebandono Murtad
Dari situ, bintang film Comic 8 ini memulai lagi ibadahnya dari nol. Kali ini, dia mencoba lebih ikhlas.
“Dari situ saya syahadat lagi, saya mempelajari ternyata ilmunya tidak sekadar ambisi disertai doa, tapi ambisi, doa, orang-orang sekitar, keikhlasan bagaimana tidak pamrih.”
Berita Terkait
-
Gus Kautsar Klarifikasi soal Namanya di Buku Islam ala Prabowo
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
-
Dinilai Berlebihan dan Membodohi Umat, Buku 'Islam ala Prabowo' Panen Kritik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan