SuaraKalbar.id - Indonesia masih mampu atasi COVID-19, sehingga belum mau minta bantuan asing.
Hal itu dikatakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto.
Pemerintah masih percaya dengan kemampuan sendiri untuk mengatasi pandemi Covid-19. Airlangga menyebut belum akan membuka pintu bantuan dari luar negeri untuk mengatasi lonjakan pandemi karena merasa mampu menanggulanginya dengan kekuatan dalam negeri.
"Terkait dengan kesiapan kesehatan, pemerintah masih percaya bahwa dengan kemampuan nasional kita bisa menyelesaikan berbagai persoalan ini," kata Airlangga dalam jumpa pers virtual, Rabu (7/7/2021).
Menko Perekonomian itu juga mengatakan pemerintah melalui Menteri Kesehatan sudah menginstruksikan seluruh rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas untuk penanganan Covid-19, sehingga ia yakin masih cukup mengatasi ledakan pandemi.
"Pemerintah terus meminta kepada seluruh kabupaten/kota, kemarin sudah diminta oleh menteri ksehatan agar kapasitas rumah sakit untuk penanganan covid itu ditingkatkan di level 40 persen, termasuk kesiapan dari peralatan medisnya," ucapnya.
Diketahui, PPKM Darurat saat ini hanya diterapkan di seluruh daerah Pulau Jawa dan Pulau Bali mulai 3-20 Juli 2021 yang dikomandoi oleh Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan.
Sementara daerah lain di luar pulau Jawa dan Bali diterapkan Pengetatan PPKM Mikro mulai 6-20 Juli 2021.
Baca Juga: Kafe dan Restoran di Medan Dibatasi hingga 17.00 WIB, Pengusaha: Lockdown Semua Aja!
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Menolak Bantuan Asing di Tengah Gempa NTT: Kedaulatan Bangsa atau Sekadar Gengsi?
-
Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026