SuaraKalbar.id - Viral anak-anak curi pocong di trotoar. Kini mereka sudah ditangkap Kepolisian Polres Lamongan.
Ada 4 orang yang ditangkap, dua di antaranya masih di bawah umur dan mereka hanya meniru pelaku sebelumnya.
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, dua pelaku anak ini ditangkap anggota Satreskrim saat akan mengembalikan manekin yang dicuri.
“Pelaku anak berhasil diamankan di TKP pojok barat Alun-alun Lamongan,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Lamongan dilansir Solopos.com, Sabtu (10/7/2021).
Dalam pengakuannya, ungkap Kapolres Lamongan, pelaku anak dengan inisial ACF dan FK mendatangi tempat manekin pocong dengan niat awal hanya untuk berswafoto.
Namun setelah mengetahui ada dua pelaku dewasa membawa pergi ‘pocong’ tersebut, akhirnya FK mengajak ACF untuk membawa pulang manekin pocong lainnya.
“Pelaku yang masih anak-anak ini berniat untuk mengembalikan boneka pocong tersebut ke tempat semula. Namun pada saat di perjalanan, anggota Satreskrim dan Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan menghentikan mereka,” terang Miko.
Kedua pelaku pencurian pocong yang masih anak-anak, Miko menegaskan, telah dimintai keterangan di Mapolres Lamongan.
Kedua anak tersebut diserahkan kepada keluarganya masing-masing.
Baca Juga: Penampakan Pocong saat Gerakan Hening Cipta Indonesia di Kediri
“Menurut pengakuan pelaku anak, mereka mengetahui berita viral di media sosial. Bahwa pelaku dewasa telah tertangkap dan diamankan di Polres Lamongan. Sehingga pada Sabtu pagi, mereka mau mengembalikan manekin tersebut,” imbuhnya.
Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri menambahkan, selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut di antaranya boneka pocong dan motor warna putih yang dipakai pelaku.
“Boneka atau manekin pocong ini sebenarnya digunakan sebagai media informasi imbauan pandemi Covid-19, agar masyarakat Lamongan waspada dan taat protokol kesehatan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Mistis! DPR Bongkar Dampak Ngeri Hoaks Pocong Begal terhadap Ekonomi Warga
-
Heboh Begal Pocong, Sosiolog UGM Ingatkan Publik Jaga Nalar: Ini Cipta Kondisi Ala Orba
-
Ditujukan untuk Sujarwo, Geger Paket Misterius Berisi Pocong Mainan di Kulon Progo
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
Pocong Jadi-jadian yang Resahkan Warga di Kediri Diamankan Polisi, Singgung Soal Konten
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Capaian CKG Kalbar Baru 2,6 Persen, Pemprov Perkuat Deteksi Dini Penyakit
-
Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Bacaan Lengkap Arab, Latin dan Artinya
-
Lafadz Takbiran Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Bisa Dibaca Mulai Malam Ini
-
Kalbar Raih Penghargaan Demokrasi Nasional, Ria Norsan Dorong Partisipasi Publik Terus Diperkuat
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan