SuaraKalbar.id - Bubur pedas khas sambas, kuliner yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kalimantan Barat. Bubur pedas patut dicoba para pelancong.
Sesuai namanya, bubur pedas adalah makanan khas dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai bubbor paddas.
Arti kata pedas disini bukanlah cita rasa yang dihasilkan oleh cabai melainkan dalam bahasa Melayu Sambas kata "Pedas" merupakan perumpamaan yang memiliki makna beragam sayuran dan rempah yang terdapat dalam bubur tersebut.
Pada zaman dahulu makanan ini dikenal disajikan khusus kepada para raja, dimasak hanya pada acara kerajaan maupun acara adat yang sakral.
Kamu juga bisa lho mencoba untuk membuat bubur pedas Sambas ini, dengan mengkombinasikan bahan sesuai dengan keinginan anda.
Berikut ini merupakan resep bubur pedas Sambas, yang dapat kamu coba sendiri di rumah.
Bahan
1 ikat kangkung
1 ikat pakis
Kacang panjang potong kecil
2 lembar daun kunyit muda
1 genggam dan gesum
Sayur kol secukupnya
Sawi secukupnya
Beras
1 buah jagung
70 gr kelapa parut
2 buah ubi
Bahan bumbu
Baca Juga: Kenaikan Suhu, BMKG: Kalimantan Barat Waspada Potensi Karhutla
3 sdm bumbu rendang\
2 sdm ketumbar
2 sdm lada hitam
3 butir kemiri
6 siung bawang putih
5 siung bawah merah
4 cm jahe
4 cm kunyit
4 cm lengkuas
1 1/2 terasi udang
Cara memasak
- Sangrai beras yang telah dicuci bersih, kemudian campur kelapa parut dengan beras hingga berwarna kecoklatan menggunakan api sedang dan dinginkan.
- Sembari menunggu beras dingin, potong ubi yang telah disiapkan menjadi ukuran kecil, masukkan ke dalam wadah dan sisihkan.
- Langkah selanjutnya adalah, siapkan daun kunyit dan letakkan daun kesum di atasnya kemudian gulung daun kunyit dan daun kesum, kemudian potong kasar. Fungsi dari daun kesum dan kunyit ini untuk menambah aroma harum serta rasa yang kuat pada bubur.
- Haluskan beras yang telah disangrai, namun jangan terlalu halus.
- Haluskan ketumbar dan lada hitam
- Masukkan bumbu rendang, potongan bawang putih, bawang merah dan semua bumbu yang telah disiapkan menjadi satu dan tambahkan sedikit air, kemudian haluskan.
- Masukkan minyak dan panaskan, setelah itu masukkan terasi udang setelah harum masukkan potongan bawang merah dan putih, setelah itu masukkan bumbu yang telah dihaluskan sebelumnya tumis dan aduk beberapa menit.
- Masukkan sedikit daun kesum dan kunyit yang telah dipotong-potong dan aduk kembali hingga merata.
- Masukkan 2 sdt garam, lalu satu sendok teh gula pasir, aduk kembali agar semua bumbu menyatu sempurna.
- Beralih pada sayur yang akan digunakan, rebus jagung yang telah dikupas, bersamaan dengan kacang panjang, tunggu hingga mendidih dan masukkan beras aduk hingga rata.
- Tambahkan 1/2 sdt garam dan 1/2 sdt penyedap rasa, lalu masukkan ubi dan aduk kembali.
- Masukkan bumbu halus yang telah ditumis, dan aduk kembali
- Setelah itu masukkan sayur-sayuran dari tekstur terkeras untuk menjaga kesegaran dan tekstur sayur asli.
- Setelah semua sayur tercampur, tunggu hingga mendidih.
Untuk pelengkapnya anda dapat menyajikan bubur pedas Sambas bersama dengan kacang goreng, teri goreng, bawang goreng, sambal, dan jeruk nipis. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba!
Itulah resep bubur pedas khas Sambas.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap