SuaraKalbar.id - Terjadi kasus pembunuhan dengan korban bernama Dedi Rahman. Korban meninggal dunia setelah leher ditebas parang.
Kejadian tersebut menggegerkan warga. Terlebih rekaman seusai kejadian itu beredar di media sosial.
Adapun pelaku pembunuhan sadis itu diduga adalah Herlan (45). Sedangkan motif pembunuhan tersebut belum diketahui.
Mengutip kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), peristiwa itu terjadi di rumah Rahman di Desa Gambah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu 11.00 Wita.
Menurut informasi yang dihimpun, saat itu Dedi sedang santai di rumah bersama istrinya. Namun tiba-tiba saja, masuklah Herlan dengan membawa parang dan langsung korban.
Korban juga sempat dievakuasi oleh warga untuk mendapatkan pertolongan. Namun luka yang dialami parah, nyawa Dedi pun tak bisa diselamatkan.
Anggota Polres Hulu Sungai Tengah pun melakukan penyelidikan untuk mengungkap insiden berdarah tersebut.
Sementara itu usai kejadian, terduga pelaku belum diketahui keberadaannya dan saat ini masih menjadi buronan Polres Hulu Sungai Tengah.
Baca Juga: Dipukuli Pakai Linggis saat Tidur, Suami Pembunuh Istri di Jagakarsa Resmi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG