SuaraKalbar.id - Warga digegerkan dengan penemuan mayat sepasang suami istri (pasutri) di sekitar kawasan Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Pasutri nelayan tersebut tewas diduga setelah sampan yang ditumpangi mengalami kecelakaan tunggal ketika hendak mencari ikan hingga tenggelam.
Korban diketahui bernama Nardik (45) dan Yani (42). Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Batang Lupar IPDA Ignasius.
"Saat ditemukan keduanya dengan kondisi berpelukan dan meninggal dunia," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/8/2021).
Ignasius menerangkan, menurut keterangn warga pasutri tersebut mencari ikan menggunakan pukat, Senin (2/8/2021). Mereka merupakan nelayan di Dusun Lubuk Pengail Desa Lubuk Pengail.
Namun hingga malam hari, kedunya tak kunjung pulang ke rumah. Warga pun melakukan pencarian bersama pihak berwajin dari Polsek Batang Lupar dan Koramil Batang Lupar.
"Perkiraannya sampan tempel (speed) yang digunakan karam karena warga menemukan barang bekalan yang dibawa terapung di sungai. Menurut warga salah satu korban ada yang tidak bisa berenang," kata Ignasius.
Setelah ditemukan, jenazah pasutri nelayan itu dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.e
Baca Juga: Misteri Temuan Mayat Perempuan Terapung di Sungai Rokan Masih Belum Terpecahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre