SuaraKalbar.id - Aksi sekelompok mahasiswa joget injak ambulans jadi sorotan setelah videonya viral. Terkini, polisi turun tangan mengusut ulah mahasiswa tersebut.
Aksi mahasiswa joget di atas mobil ambulans dilakukan di salah satu desa di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Ulah mereka menuai kecaman dari warganet Tanah Air karena dianggap tidak etis dan tak sopan.
Mengutip 1tulah.com (jaringan Suara.com), Kapolsek Matangai Iptu Catur membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
"Ya itu sedang diselidiki dan akan kami serahkan ke Polres Mas," ujar Catur saat dikonfirmasi Selasa (25/8/2021) kemarin.
Kepolisian ingin mengetahui alasan dan tujuan mereka membuat video berjoget dugem di mobil ambulans yang membuat gaduh.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Kristanto Situmeang menyebut kalau sekelompok mahasiswa yang berulah tengah KKN di desa tersebut. Mereka beraksi di mobil ambulans milik desa setempat.
Sebelumnya, Jagat media sosial digemparkan dengan video viral diduga sekelompok mahasiswa berjoget di mobil ambulans. Warga +62 mengecam aksi tersebut.
Video itu beredar luar di Instagram, salah satunya dibagikan oleh akun @net2netnews, Selasa (24/8/2021). Aksi mahasiswa joget injak ambulans jadi omongan.
Baca Juga: Mahasiswa Joget Panjat Ambulans, Videonya Tuai Sorotan Publik
Dalam rekaman tersebut, tampak beberapa muda-mudi yang berada di ambulans dengan pintu depan terbuka. Salah satu orang di antara mereka berdiri di atas kap mobil, sedangkan beberapa merekam aksi yang mereka tunjukkan.
Mereka lalu berjoget mengikuti alunan musik remix yang terdengar di lokasi bak orang sedang dugem. Tampak ada yang cengegesan dan bersukaria sambil menggoyangkan badan.
Saat itu ambulans terparkir di sebuah tempat yang dikelilingi pepohonan. Sementara si perekam video terdengar tertawa melihat ulah temannya.
Berdasarkan informasi yang dibagikan pengunggah video, sekelompok mahasiswa yang berjoget di ambulans itu adalah mahasiswa IAIN Palangkaraya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah