SuaraKalbar.id - Tes SKD CPNS Kabupaten Landak terganggu jaringan internet. Sebab jaringan Indihome dan Telkomsel down.
Seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat dilakukan di Laboratorium Computer Assisted Test (CAT).
"Jaringan internet di Kabupaten Landak sedang mengalami gangguan hal ini juga berpengaruh pada tes SKD. Kita berharap gangguan yang menyebabkan tertundanya pelaksanaan tes dapat segera diatasi oleh pihak penyedia layanan, karena jika terlalu lama hal ini dapat mengganggu konsentrasi peserta yang sudah disiapkan sebelumnya," kata Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Ngabang, Selasa (21/9/2021).
Karolin juga berharap para peserta yang seharusnya melakukan tes pada hari ini namun tertunda supaya dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri lebih baik.
"Mungkin ini juga dapat dimanfaatkan untuk para peserta belajar lebih giat, karena dengan memiliki persiapan yang baik tentu peserta akan dapat dengan mudah mengikuti seleksi ini," tuturnya.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Landak, Marsianus mengatakan jaringan yang ada saat ini untuk mengakses server masih belum stabil dan berharap gangguan ini dapat teratasi segera.
"Yang menjadi kendala ini adalah adanya gangguan jaringan yang dimiliki Telkom dan ini terjadi secara nasional. Petugas sudah mencoba hal ini tetapi yang terjadi adalah lamanya respon server saat kita akses dari sini. Kita khawatirkan jika dipaksa maka akan menjadi masalah besar saat peserta memilih dan menyimpan jawabannya ternyata gagal tersimpan sedangkan waktu berjalan terus yang dapat mengakibatkan kurangnya waktu dalam mengikuti seleksi ini," katanya.
Marsianus juga menambahkan pelaksanaan seleksi akan tetap digelar, jika jaringan sudah teratasi dan dinyatakan stabil oleh pihak Telkom selaku penyedia jaringan.
"Karena ini menyangkut orang banyak dan menghindari resiko yang terjadi sehingga pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Landak pada sesi 23,24,25 dan 26 yang semestinya dilaksanakan pada hari ini kita nyatakan ditunda dulu dan pelaksanaannya akan kita jadwal ulang pada tanggal 7 sampai 9 Oktober 2021," ucapnya.
Baca Juga: Tentang Kabel JaSuKa, Penyebab Jaringan Telkomsel dan Indihome Down
Sebagai informasi perubahan jadwal ini disampaikan secara resmi melalui Pengumuman Nomor : 813/737/BKPSDM-A tanggal 20 September 2021, kemudian terkait gangguan jaringan internet ini merupakan imbas jaringan internet Tanjung Selor lambat, akibat gangguan sistem komunikasi kabel laut di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan (Jasuka) letak ruas Batam - Pontianak. (Antara)
Berita Terkait
-
IndiHome Hadirkan Ultra Mesh Wi-Fi, Solusi Internet Stabil untuk Rumah Banyak Sekat dan Lantai
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Cara Cek FUP IndiHome Terbaru, Mudah Lewat Aplikasi dan SMS
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
Indihome Gangguan Massal, Begini Langkah Pengguna Jika Muncul Notifikasi Eror
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global