SuaraKalbar.id - Beredar video kabel Telkomsel dan Indihome digigit hiu di dasar laut. Dalam video viral yang beredar di media sosial itu menyebut bahwa terganggunya jaringan internet Telkomsel dan Indihome disebabkan oleh ikan hiu.
Klaim tersebut disampaikan dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial TikTok.
Beberapa akun TikTok tampak mengunggah video yang berisi narasi gigitan ikan hiu menjadi penyebab dari gangguan jaringan Telkomsel dan Indihome.
Salah satunya ialah akun TikTok dinda_ajaaa/ John Voster, yang memperoleh 184.2k loves, 6.505 komentar, dan 16.3k akun membagikan ulang videonya, dalam 21 jam penayangan.
Akun dengan 4.000-an pengikut itu memperoleh 4 juta penonton dari video hiu gigit kabel.
Berikut narasinya:
"PENJARAKAN DIA YANG BIKIN JARINGAN DOWN. IKAN TAPI KELAKUAN KEK ANJ*NG," tulis akun itu sambil membubuhkan tagar #telkom #jaringan #down #fyp #viral.
Begitu juga @ipunks_ / M Irfan7800, yang menulis narasi bahwa penyebab gangguan jaringan Telkomsel dan Indihome ada di laut Batam kedalaman 20 meter.
"Penyebab Gangguan Indihome&Telkomsel Sudah Diketahui, di Laut Batam Kedalaman 20 Meter," tulis akun tersebut.
Baca Juga: Dapat Driver Gocar yang Ternyata Mantan Bosnya, Wanita Pura-Pura Tak Kenal karena Hal Ini
PENJELASAN:
Berdasarkan penelusuran Suara.com, klaim yang menyebut bahwa kabel digigit hiu sebagai penyebab gangguan jaringan Telkomsel dan Indihome tidaklah benar.
Faktanya, kabel yang digigit hiu dalam video yang beredar bukanlah milik Telkomsel.
Seperti yang sebelumnya pernah diberitakan oleh The Guardian, kabel yang digigit hiu dalam video tersebut merupakan milik Google, yang diketahui menyebabkan pendanaan besar-besaran perusahaan besar tersebut.
Para pakar berspekulasi bahwa hiu tertarik pada medan magnet yang diciptakan oleh tegangan tinggi yang dibawa melalui kabel, yang menyerupai yang dibuat oleh ikan.
Sementara itu, dari pihak Indihome sendiri telah membuat keterangan terkait gangguan jaringan ini. Namun pihaknya tak menyebut bahwa gigitan ikan hiu di kabel dalam laut adalah penyebabnya.
Berita Terkait
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
-
10 Rekomendasi Lagu Backsound TikTok Tema Pramuka yang Membakar Semangat
-
Sering Tak Disadari, Seberapa Besar Jejak Karbon di Balik Kebiasaan Scrolling TikTok?
-
Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' di Tengah 177 Karhutla Palangka Raya, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI Setelah Digelar di 131 Lokasi
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia