SuaraKalbar.id - Bacaan kalimat disukai Allah SWT. Kalimat ini perlu dibaca sebanyak 100 kali pagi dan sore hari. Berikut ini penjelasan tentang kalimat yang disukai Allah SWT berdasarkan penjelasan Syekh Ali Jaber.
Almarhum Syekh Ali Jaber sempat mengatakan Allah SWT sangat menyukai orang yang berdzikir karena itu adalah bentuk keimanannya.
Seperti dilansir dari YouTube Syekh Ali Jaber yang diunggah 6 Januari 2017, Syekh Ali Jaber menerangkan Al Quran surah Al Ahzab ayat 41 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama Allah, dzikir sebanyak-banyaknya".
Almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan bahwa dzikir ini menjadi tanda bahwa seseorang memiliki keimanan yang kuat.
Ada golongan orang yang berdzikir, sholat, dan sebagainya tetapi termasuk orang yang munafik.
Adapun ciri orang munafik menurutnya adalah sholatnya malas dan sholat hanya karena ingin dilihat orang lain. Itulah yang disebut riya.
Kemudian, kalimat dzikir yang menurut Syekh Ali Jaber sangat disukai oleh Allah SWT dijelaskan dalam Hadits.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mengamalkan Alhamdulillah 10 kali sebelum terbit matahari di pagi hari dan sebelum tenggelam matahari di sore hari, pahalanya seperti orang bersedekah 100 kuda perang fisabilillah."
Akan tetapi, Syekh Ali Jaber menyarankan jangan hanya membaca 10 kali, tetapi bacalah ‘alhamdulillah’ 100 kali. Sebab apabila kalimat dzikir itu diucapkan 100 kali hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit saja.
Baca Juga: Ibadah yang Dijamin Diterima Allah SWT, Ini Kata Ulama
“Alhamdulillah lebih berat dari bumi dan langit,” kata Syekh Ali Jaber.
Itulah penjelasan kalimat yang disukai Allah SWT berdasarkan penjelasan Syekh Ali Jaber.
Setiap akan melakukan apapun ucapkan alhamdulillah, maka keberkahan akan menghampiri kita.
(Rishna Maulina Pratama)
Berita Terkait
-
Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya
-
Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai
-
Donald Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia: Segala Puji Bagi Allah SWT
-
Muncul Perdana, Mojtaba Khamenei Andalkan Allah SWT Lawan Amerika - Israel
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?
-
BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026
-
BRI Pertahankan Posisi Merek Paling Bernilai di Indonesia di Tengah Persaingan Industri Keuangan