Jika hendak ke pulau Sawi pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 80 kilometer dari kota Ketapang ke desa Sei Tegar, dan masih harus dilanjutkan dengan motor air nelayan sekitar 45 menit.
Meskipun menempuh perjalanan panjang dan menguras energi namun hal tersebut akan terbayarkan dengan keseruan selama perjalanan melihat hamparan laut lepas dan setibanya di pantai tersebut kamu akan disambut dengan hawa sejuk dan pepohonan hijau yang menghiasi sepanjang bibir pantai.
Selain itu, arus ombak di pantai ini juga cukup tenang sehingga sangat aman untuk berenang atau menyelam.
Kegiatan lain yang dapat kamu lakukan di pulau Sawi adalah memancing, berkeliling pulau menggunakan perahu yang disewakan, dan juga trekking.
Menempuh jarak 115 kilometer dari kota Pontianak menuju pantai Batu Payung, pastikan kamu memiliki energi ekstra untuk menmpuh perjalanan ini.
Pantai Batu Payung memiliki pasir pantai berwarna kecokelatan dengan ombak yang relatif tenang. Di sekitar pantai ini terdapat pegunugan yang ditumbuhi pepohonan nan hijau memberikan kesejukkan ketika memandangnya.
Untuk melepas lelah kamu dapat beristirahat di gazebo beratap daun sagu sembari menikmati angin pantai yang menenangkan jiwa.
Di sekitar pantai Batu Payung juga dijual camilan atau makanan hasil laut milik masyarakat lokal yang dapat kamu jadikan oleh-oleh.
Baca Juga: Satlantas Polresta Pontianak Imbau Taat Peraturan Tidak Hanya Saat Berlangsung Operasi
Tak jauh dari kota Pontianak menuju pantai Pasir Mayang, kamu cukup menempuh perjalanan selama 30 menit menggunakan perahu nelayan.
Pantai Pasir Mayang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat sekitar untuk menghabiskan akhir pekan atau masa liburan bersama keluarga.
Yang paling ikonik di pantai ini adalah keberadaan dua bangkai kapal pinisi yang cukup besar di bibir pantai menjadi magnet bagi para pengunjung untuk datang ke pantai Pasir Mayang.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Tag
Berita Terkait
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026