"Paginya, keenam warga Kinahrejo tersebut ditemukan tewas tersapu awan panas erupsi Merapi, 26 Oktober 2010 bersama sang juru kunci Merapi, Mbah Maridjan, relawan PMI Tutur Prijono, dan seorang jurnalis online Yuniawan Wahyu Nugroho."
Akun ini juga menjelaskan kematian Mbah Maridjan karena menanggung sumpah suci untuk menjaga Gunung Merapi. Sumpah itu sudah diucapkannya di bawah sang pemberi tugas, Sultan Hamengkubuwono IX.
"Juru kunci Merapi, Mas Penemu Surakso Margo atau Mbah Maridjan tewas karena menanggung sumpah suci yang diucapkannya di hadapan pemberi tugas Sri Sultan Hamengkubuwono IX."
"Sumpah sebagai penjaga keselarasan antara alam (Merapi) dan manusia yang hidup di lerengnya. Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai pemberi sumpah wafat pada tanggal 2 Oktober 1988."
Lebih lanjut, akun ini juga menjelaskan mengenai sumpah yang dijalankan Mbah Maridjan hingga akhir hayatnya. Namun, tindakan Mbah Maridjan yang tetap memegang sumpah itu dinilai sebagai bentuk tanggung jawab besar.
"Beberapa orang awam yang tidak paham menganggap Mbah Maridjan bodoh karena melawan alam. Namun, bagi orang-orang yang sudah pernah dekat, Mbah Maridjan adalah contoh seorang manusia yang setia memegang tanggung jawab sumpah tugas, walau ajal harus merenggutnya."
Detik-detik gagalnya evakuasi Mbah Maridjan itu langsung membuat warganet merinding. Mereka menuliskan beragam komentar kagum dan pujian kepada Mbah Maridjan karena selalu menjaga amanat hingga meninggal.
"Merinding," sahut warganet.
"Ya Allah merinding asli saat lihat warga masih ngumpul-ngumpul," tambah yang lain.
Baca Juga: Viral! Gelar Sidang Kelulusan saat Opname, Mahasiswi Ini Bikin Salut
"Udah jarang orang yang kayak Mbah Maridjan. Berani bersumpah dan amanah walaupun nyawa taruhannya. Beda banget sama petinggi sekarang yang melanggar adalah hobi," komen warganet.
"Orang jaman dulu kalau bersumpah ngeri banget amanahnya," timpal lainnya.
"Jujur waktu tour ke Merapi lihat Museum Sisa Hartaku nangis, gak kuat ngikutin sampai selesai," curhat warganet.
"Kalau gak salah Mbah Maridjan disuruh turun sama Sri Sultan Hamengkubuwono X, tapi gak mau karena sumpah setianya sama Sri Sultan Hamengkubuwono IX," jelas warganet.
"Orang dulu kalau amanah bener-bener dilakukan walau nyawa jadi taruhan," tulis warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Teori Donald Trump Time Traveler! Sketsa 100 Tahun Picu Spekulasi Liar Netizen
-
Panen Cuan di Bulan Suci, UMKM Lokal Catat Kenaikan Penjualan Drastis
-
Viral 2 Pengunjung PIM Rebutan Lahan Parkir, Akun IG Pelaku Menghilang?
-
Tak Terima Ditagih Rp768 Juta, Pasutri Pedagang Ayam Ngamuk di Kantor Pajak
-
Dituding Lecehkan Penumpang di KRL, Dosen Unpam Lapor Balik atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter