SuaraKalbar.id - Kemunculan Orangutan mengejutkan warga Dusun Semanai, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar). Satwa dilindungi ini dilaporkan masuk ke pemukiman warga pada Kamis (9/12/2021).
Orangutan itu berada di kompleks makam di Dusun Semanai. “Jadi tontonan banyak orang, orangutan tampak terganggu. Bahkan, dari puncak pohon turun hingga ke tanah dan berjalan di sekitar pekuburan,” kata warga Desa Simpang Tiga, Kamiriludin, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Jumat (10/12/2021).
Melihat keberadaan Orangutan tersebut, ia bersama warga lainnya langsung melaporkannya Yayasan Internasional Animal Rescue Indonesia (YIARI) Ketapang.
“Info dari YIARI, katanya sudah koordinasi ke BKSDA untuk evakuasi hewan dilindungi tersebut,” terangnya.
Fenomena orangutan masuk kesekitaran pemukiman warga ini bukan baru kali pertama terjadi. Sebelumnya, Orangutan juga masuk ke sekitar perkebunan warga di Desa Simpang Tiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun