SuaraKalbar.id - Badan pengawas makanan dan obat-obatan (FDA) Amerika Serikat (AS) mengizinkan penggunaan dosis ketiga vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan BioNTech untuk anak berusia 12 hingga 15 tahun. Aturan itu diumumkan pada Senin (4/1/2022).
Selain itu, FDA juga mempersingkat jarak waktu pemberian untuk semua suntikan vaksin penguat (booster) menjadi 5 bulan, dari sebelumnya 6 bulan, setelah suntikan dosis utama.
Badan tersebut juga mengizinkan suntikan ketiga vaksin Covid pada anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun yang mengalami gangguan kekebalan tubuh.
FDA mengatakan, telah meninjau data yang diterbitkan dan bukti nyata tentang keamanan dosis vaksin penguat yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan Israel, termasuk data dari lebih dari 6.300 individu berusia 12 hingga 15 tahun yang menerima suntikan vaksin Pfizer.
Kasus global Covid-19 melonjak karena varian Omicron dan para otoritas kesehatan telah memperingatkan bahwa penularan varian tersebut yang sangat tinggi dapat membebani banyak sistem layanan kesehatan.
Sejumlah tes laboratorium telah menunjukkan bahwa dua dosis vaksin buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna menghasilkan respons imun yang rendah terhadap Omicron.
Sementara itu, suntikan vaksin tambahan untuk penguat tampaknya dapat memberikan perlindungan dari varian yang sangat bermutasi itu. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
7 Momen Liburan Prilly Latuconsina di AS, Nonton Broadway hingga Cari Kampus
-
Sudah Disuntik Booster, Menhan AS Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya
-
Pondok Pesantren Diserang Mobil Dibakar, Polda NTB: Tetap Tenang
-
Buntut Ucapan Makam Tahi Anjing, Markas As Sunnah Lombok Timur Diserang Warga
-
Kebakaran Hutan di Colorado Hanguskan 1.000 Rumah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Hunian, Kendaraan, dan Liburan Impian