SuaraKalbar.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar), sudah memperbolehkan vaksin booster untuk usia 18 keatas.
Sekda Kalbar yang juga Wakil Ketua Satgas Penanganan covid-19 Kalbar, Harisson menyebut jika vaksinasi dosis ke tiga untuk usia 18 keatas saat ini sudah tersedia di Puskesmas maupun sentral terdekat.
"Semua Kabupaten Kota sudah boleh melaksanakan boster untuk usia 18 tahun ke atas, jadi tidak lagi kita dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan harus mencapai 70 persen, jadi semua sudah bisa melakukan vaksinasi booster ini," katanya, saat dikonfirmasi Kamis (3/2/2022).
Harisson juga mengatakan, syarat untuk melakukan vaksinasi boster ini minimal sudah melakukan vaksinasi dosis kedua selama 6 bulan, jika sudah melewati masa 6 bulan maka vaksinasi tahap ketiga baru boleh di lakukan.
"Bagi masyarakat yang melakukan booster terutama untuk vaksinasi kedua nya sudah 6 bulan yang lalu, silahkan melakukan vaksinasi di puskesmas, dan juga rumah sakit, serta ke sentral-sentral yang menggelar vaksinasi Booster ini yang telah di siapkan oleh satgas Kabupaten Kota masing-masing," jelas Harisson.
Harisson mengatakan jika untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari luar Kota Pontianak, saat ini bisa melakukan vaksinasi booster di puskesmas yang ada di Kota Pontianak, karena dirinya menyebut masih terhitung dalam penduduk Kalbar.
"Untuk KTP yang diluar Pontianak boleh melakukan vaksinasi di Puskesmas yang berada di Pontianak, karena masih dalam KTP Kalimantan Barat," imbuhnya.
Dirinya juga menyebut jika stok untuk vaksinasi ke tiga saat ini banyak di Kalbar, dirinya juga menyebut agar masyarakat di Kalimantan Barat bisa melakukan vaksinasi dosis ke 3 dalam jumlah yang tinggi.
"Semakin banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi mudah-mudahan tak ada lagi varian covid yang baru , dan semoga pandemi ini cepat berakhir," paparnya.
Baca Juga: Dokter Spesial Penyakit Paru: Mayoritas Pasien Omicron Alami Nyeri dan Gatal Tenggorokan
Sementara itu satu diantara warga Kubu Raya Tati, dirinya menyebut jika ingin melakukan vaksinasi dosis ke 3, karena dirinya sudah melakukan vaksinasi dosis ke 2 pada bulan Maret 2021 jadi kemungkinan besar dirinya dapat di vaksin boster.
"Saya mau vaksinasi ke 3 dikarenakan sekarang pandemi covid -19 kembali meningkat berbagai varian juga muncul, jadi saya fikir vaksinasi booster pilihan yang tepat saat ini karna lagipula saya vaksin awal tahun lalu jadi lebih dari 6 bulan," tuturnya.
Tati menambahkan, jika dirinya belum mengetahui akan menjalani vaksinasi booster dimana.
"Kalau untuk sekarang belum tahu mau vaksin dimana, saya lihat dulu jika memang ada gerai vaksin yang menyediakan booster kalau bisa saya langsung vaksin, " tambahnya.
Tati pun berharap dengan adanya vaksinasi booster serta vaksin yang terus digencarkan Satgas covid-19 daerah makin banyak masyarakat yang tergerak untuk divaksin, terlebih kini banyak sejumlah hadiah menarik yang dapat diperoleh masyarakat yang beruntung.
Berita Terkait
-
Dokter Spesial Penyakit Paru: Mayoritas Pasien Omicron Alami Nyeri dan Gatal Tenggorokan
-
Cerita Elma Theana 3 Kali Terinveksi Covid-19
-
MHRA Setujui Penggunaan Vaksin Nuvaxovid, Ini Bedanya dengan Vaksin Covid-19 Lain!
-
PTM di Jakarta Jadi 50 Persen, Pemprov DKI Usul Level PPKM Jakarta Dinaikkan
-
Varian Omicron, Ini Perbedaan Gejalanya Pada Orang yang Vaksin Covid-19 dan Tidak!
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
KUR BRI Antar Perajin Gula Merah Sumenep Tingkatkan Produksi hingga 2 Kali Lipat