SuaraKalbar.id - Seorang pria berinisial RM (31) yang sempat viral lantaran terekam kamera CCTV mencuri tas Jamaah yang tengah sholat di sebuah Masjid di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jumat (11/2/2022), akhirnya dibekuk Polisi.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Indra Asrianto mengungkapkan, RM merupakan seorang residivis yang nekat melakukan aksi pencurian demi dapat mengkonsumsi barang haram narkotika jeni sabu.
“Saat kami analisa dari rekaman CCTV tersebut bahwa diduga pelaku adalah residivis kasus pencurian yang merujuk pada RM, petugas pun mendapat informasi keberadaan pelaku di penyebrangan sampan Jalan Sultan Mohhamad Pontianak Kota, Kemudian pers menuju ke lokasi dan ternyata benar pelaku berada di lokasi tersebut, pada Kamis ( 17/2/2022) sore,” jelasnya, melansir suarakalbar.co.id, jaringan suara.com, Jumat (18/2/2022).
Saat dilakukan penangkapan petugas melakukan interogasi singkat, pelaku mengatakan jika bahwa barang milik korban berupa 2 buah tas dibuang pelaku di Jalan Tani Pontianak Timur. Atas pengakuan tersangka, petugas menuju ke lokasi dan mencari barang bukti dan menemukan barang bukti tas milik korban.
“Satu unit handphone milik korban menurut pelaku telah hilang saat pelaku tidur serta uang milik korban sudah habis digunakan oleh pelaku untuk mengkonsumsi narkoba,” katanya.
Diketahui, saat itu korban dan adiknya membawa tas dan menyimpan tas tersebut di dinding dekat jendela sebelah kiri Masjid.
”Adapun tas milik korban berisi satu unit handphone, dua buah kaca mata dan uang tunai sebesar Rp 600 ribu sedangkan tas milik adik pelapor tidak ada berisi barang berharga,” ujar Kompol Indra.
Sebelumnya, sebuah rekaman aksi tak terpuji seorang lelaki mencuri tas jamaah Masjid Al Karim Sigon, Pontianak Timur, terekam kamera. Video pencurian itu tersebar di media sosial.
Salah satu akun instagram yang mengunggah video tersebut adalah dailypontianak. Dalam keterangannya, akun tersebut menulis kejadian berlasung subuh di Masjid Al Karim.
Baca Juga: Tersangka Curanmor di Takalar Sujud Syukur Dibebaskan Setelah 2 Bulan, Jaksa Pun Ikut Menangis
"Pencurian tas tadi subuh di Masjid Al Karim Saigon, Pontianak Timur" tulis akun tersebut.
Dalam video tersebut, terlihat para jamaah sedang melakukan shalat. Tiba-tiba, di bagian shaf jamaah perempuan, masuk seorang laki-laki mengendap-ngendap. Lelaki tersebut memiliki rambut pendek, memakai kaos dan mengenakan celana jeans.
Sejenak lelaki tersebut mengamati situasi, dengan bersembunyi di balik tiang masjid. Setelah melihat kondisi aman, dan memastikan jamaah sedang melakukan sujud, pencuri tersebut bergegas menggasak beberapa tas jamaah dan berlari keluar masjid.
Berita Terkait
-
Tersangka Curanmor di Takalar Sujud Syukur Dibebaskan Setelah 2 Bulan, Jaksa Pun Ikut Menangis
-
Ibu di Sumenep Ini Tak Mengira Emasnya 55 Gram Ternyata Dicuri Anak Kandung dan Menantunya
-
Aksi Pencurian Sarang Burung Walet Kepergok Warga, Pelaku Dikunci di Gedung
-
Teror Pencurian Ban Mobil di Kabupaten Tuban, Sudah Ada Tiga Korban
-
Bobol ATM dan Gasak Uang Hingga Rp 2,4 Miliar, Pria di Kaltim Terancam Kurungan Penjara 8 Tahun
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara