SuaraKalbar.id - Pagelaran MotoGP Mandalika 2022 tak hanya menyita perhatian publik tanah air, namun juga para publik internasional.
Bahkan banyak penyelenggara balap dunia yang turut memperhatikan MotoGP Mandalika hingga tertarik menyelenggarakan acara balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Hal tersebut dibenarkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang bahkan mengatakan ada beberapa balapan tingkat internasional yang sudah menaruh perhatian kepada Mandalika.
"Saat saya ingin menyerahkan pemenang Moto2, saya duduk dengan salah satu petinggi FIM yang menyatakan ada beberapa balapan tingkat internasional yang sudah menaruh perhatian kepada Mandalika," ungkap Sandiaga Uno dikutip dari Antara, Senin.
Sandiaga mengungkapkan, Indonesia dianggap berhasil menyelenggarakan event balap kelas dunia.
Bahkan sirkuit yang terletak di salah satu dari 5 destinasi super prioritas Indonesia ini dianggap sebagai sirkuit dengan pemandangan tercantik di dunia.
Selain itu, FIM (Federasi Olahraga Sepeda Motor Dunia) juga menetapkan sirkuit Mandalika dalam klasifikasi grade A berdasarkan hasil homologasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Hal ini membuat banyak penyelenggara ajang balap dunia melirik sirkuit tersebut.
Tak hanya para penyelenggara ajang balap, beberapa komunitas otomotif juga ingin menggagas test drive di dalam sirkuit yang tentunya dibarengi dengan standar keamanan yang tinggi. Hal ini dikatakannya jamak dilakukan pengelola sirkuit di dunia.
Menurut Sandiaga Uno, resepon dari berbagai pihak tersebut tentu menjadi hal yang positif. Dirinya berpendapat, MotoGP Mandalika 2022 menjadi "nation branding" kuat yang akan memberikan dampak terhadap kebangkitan ekonomi nasional dengan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.
Baca Juga: Nyinyiri Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Siapa Tifatul Sembiring?
"Tapi tentu kita harus 'review' dulu hasil dari MotoGP ini. Perbaikan yang harus kita lakukan," ungkap Sandiaga.
Sementara itu, kemenparekraf berkolaborasi dengan berbagai pihak akan memastikan keberlanjutan sirkuit dengan menyiapkan berbagai event lainnya.
"Kita sudah siap karena selain dari kegiatan motor sport baik itu mobil maupun balapan motor, juga akan ada tadi seperti sepeda, lari, dan sudah banyak peminat yang ingin mencoba sport-sport tersebut," ungkapnya.
"Jadi kunci dari keberlanjutan pengelolaan (sirkuit) Mandalika adalah pengelolaan event yang terus berlangsung, berkelanjutan. Kita harus gerak cepat, 1 sampai 2 pekan ini mungkin kita ingin evaluasi dan setelah itu mulai langsung (persiapkan)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nyinyiri Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Siapa Tifatul Sembiring?
-
Abu Janda Sebut Kelompok Ini Kejang-kejang, Mereka Berdoa Ritual Pawang Hujan MotoGP Mandalika Gagal
-
Anies Baswedan Diserbu, Teriakan 'Pak Anies Presidenku' Menggelegar!
-
Top 5 Sport: Profil Shohibul Fikri, Jawara All England 2022
-
Terungkap! Rara Istiani Ternyata Pernah Jadi Pawang Hujan Kampanye Pilpres Jokowi Dua Kali: Gratis, Demi Pengabdian
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara