Bella
Senin, 04 April 2022 | 11:42 WIB
Ilustrasi Puasa - Puasa Ramadhan Hukumnya (Pixabay)

SuaraKalbar.id - Dokter spesialis saraf dr. Untung Gunarto Sp.S. MM mengingatkan bahwa seseorang dengan riwayat penyakit stroke ketika berbuka atau sahur selama bulan Ramadhan, perlu mengendalikan makanan berbahan dasar tepung dan gula.

"Perbanyak serat dan protein," Imbaunya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Untung menerangkan, bahwa seseorang dengan riwayat penyakit stroke bisa tetap berpuasa karena sangat bermanfaat dan berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

"Bisa tetap puasa karena baik bagi kesehatan, asal tetap perhatikan asupan makanan dan juga memperbanyak konsumsi air putih selama berbuka puasa hingga sahur," terangya.

Selain itu, perlu diperhatikan, seseorang dengan riwayat penyakit stroke harus menghindari paparan panas atau berkeringat berlebihan.

"Cari tempat yang nyaman, pada sore hari menjelang berbuka bisa sedikit olahraga ringan seperti senam dengan gerakan-gerakan sederhana. Bahkan gerakan saat beribadah shalat juga bisa menjadi bagian dari relaksasi," ungkapnya.

Untung melanjutkan, seseorang dengan riwayat stroke juga perlu menghindari makanan yang cenderung merangsang batuk, membuat sembelit dan merangsang BAK.

"Tetap jaga asupan gizi seimbang selama bulan Ramadhan, hindari makanan bertepung dan gula secara berlebihan, pastikan kandungan makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak juga mikronutrien seperti vitamin dan mineral serta air telah tercukupi dengan baik," tuturnya.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto itu, mengingatkan seseorang dengan riwayat stroke yang mengonsumsi obat secara rutin sesuai anjuran dokter perlu tetap melakukannya dengan menyesuaikan saat berbuka dan sahur.

Baca Juga: MRT Jakarta Izinkan Makan dan Minum untuk Buka Puasa, Tapi Makanan Ringan Saja

"Tetap konsumsi obat rutin sesuai anjuran dokter dan disesuaikan minumnya saat berbuka dan sahur. Jangan menghentikan obat tanpa konsultasi dokter," jelasnya.

Untung berpendapat, ibadah puasa bila dilakukan dengan baik dan niat kuat maka akan membawa dampak positif bagi seseorang dengan riwayat stroke.

"Niatkan puasa karena Allah, karena akan berdampak positif untuk yang menjalankannya. Rasa gembira juga akan bisa menjaga imunitas selama pandemi COVID-19," ungkapnya. Antara

Load More