SuaraKalbar.id - Setelah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim tolak usulan Perdana Menteri Malaysia terkait peresmian bahasa Melayu menjadi bahasa resmi ASEAN, topik ini menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial media.
Berbagai tanggapan dilayangkan warga internet (warganet) dari berbagai pihak, termasuk warganet Indonesia dan warganet Malaysia. Tanggapan tersebut berisi ungkapan persetujuan, penolakan bahkan guyonan.
Pada akun sosial medianya siang kemarin (8/4), seorang warganet Malaysia dengan akun @erdina_nadya sindir Indonesia dengan melarang warga Indonesia untuk berhenti menonton tayangan kartun Upin Ipin jika tetap ingin menolak Bahasa Melayu menjadi bahasa resmi ASEAN.
"Kalau indonesian takmo guna bahasa melayu sebagai bahasa rasmi ASEAN ni senang je. Jangan tengok upin ipin lagi dah ok?" Tulisnya.
Postingan itu menjadi ramai dibanjiri komentar warganet Indonesia. Berbagai bentuk komentar dilayangkan, salah satunya oleh warganet Indonesia yang menanggapi postingan tersebut dengan guyonan.
"Ok. Minta tolong juga pulangkan susanti kembali ke indonesia," tulis akun @dadankkonelo yang akhirnya mengundang tawa warganet Indonesia lainnya.
"sangat menghibur semoga harimu gajian terus," tulis akun @naykookeu sambil memberikan emoticon tertawa.
"NGAKAKKK WKWKKWKW LAGIAN SUSANTI DAH ENAK DI JAKARTA NGAPA PINDAH KE DURIAN RUNTUH SI? NGAPA KAGA KE KOTA LAGI GITU?" tulis akun @qyrns.
Menteri Nadiem sebelumnya menolak usulan bahasa Melayu untuk dijadikan sebagai bahasa resmi ASEAN dikarenakan ia menganggap bahasa Indonesia lebih layak untuk dikedepankan karena terdapat beberapa keunggulan sehingga usulan tersebut tentu harus dikaji secara lebih lanjut.
Baca Juga: Lucinta Luna Unggah Wajah di Tiktok, Netizen: Mirip Wonyoung!
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
-
Tinggal di Rumah Setengah Roboh, Bocah Menangis Pilu Harus Kerja untuk Makan, sampai Dituduh 'Minta-minta' dan Mencuri
-
Tim Kementerian PUPR Survei 14 Venue ASEAN Para Games 2022 di Solo
-
Kenal Sebulan Lalu Menikah, Wanita Ini Gugat Cerai Suami Gegara Body Shaming dan Bandingkan dengan Istri Orang
-
Malaysia Klaim Reog sebagai Warisan Budaya ke UNESCO, Seniman Reog Ponorogo: Malaysia Jangan Macam-macam
-
Viral Pelaku Klitih Dijenguk Temannya, Netizen: Gak Wafat Sekalian ?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah