SuaraKalbar.id - Belum usai pandemi Covid-19 kini masyarakat dihebohkan dengan kasus hepatitis akut pada anak yang tengah menjadi perhatian khusus dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi, kabupaten, dan kota.
Kepala Dinkes Kalbar Harry Agung menuturkan, jika terkait kasus hepatitis akut pada anak, Kemenkes sudah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
“Tertanggal 27 April 2022 terkait kewaspadaan terhadap munculnya hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya , diinstruksikan kepada Dinkes Provinisi /Kabupaten/ Kota untuk mewaspadai dan melakukan peningkatan surveilan Penyelidikan Epidemiologi,” jelasnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Kamis (5/5/2022).
Ia mengatakan jika arahan dari Kemenkes sesuai SE disampaikan kepada Dinkes provinsi, kabupaten, dan kota, Rumah Sakit, Puskesmas, Laboratorium Kesmas, Kantor kesehatan pelabuhan (KKP).
“Jika ditemukan atau curiga kasus Sindrom Jaundice Akut dan segera melaporkan di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)sesuai format sehingga dapat diketahui, dimonitor dan di Tindaklanjuti secara cepat,” tambahnya.
Dinkes Kalbar pun tengah berkoordinasi dengan seluruh fasyankes melalui dinkes kabupaten kota untuk kesiapan Fasyankes terkait obat-obatan,namun untuk penyebab pasti terjadinya hepatitis akut pihaknya belum mengeahui secara pasti.
“Penyebabnya sampai hari ini belum diketahui adapun gejala yang timbul pada kulit dan Sklera berwana kuning Ikterik dan urin berwarna gelap seperti teh secara mendadak gejala yang lain dirasakan sakit nyeri pada perut, muntah, diare, terkadang tanpa timbul gejala demam,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG