SuaraKalbar.id - Beberapa waktu lalu sosial media diramaikan dengan video yang menunjukkan beberapa bocah yang terlihat sangat berisik keluar dari pintu teater usai menonton di bioskop XXI Ayani Megamall, Pontianak, Kalimantan Barat pada Jum'at kemarin (6/5).
Berdasarkan video amatir yang beredar di Tiktok, terlihat sekumpulan bocah yang sangat berisik sedang berkumpul di lobby bioskop. Terdengar pula teriakan-teriakan ujaran kata kasar dari para bocah tersebut.
Berdasarkan keterangan yang terdapat dalam video, para bocah tersebut sudah menganggu ketenangan para penonton sejak didalam teater dengan berfoto menggunakan lampu flash saat film dimulai. Selain itu, mereka juga mengobrol dengan lantang sehingga membuat para penonton menegur mereka. Namun bukannya diam, mereka malah tak terima dan terus menganggu penonton lain saat film berlangsung.
"Sumpah ini bocil-bocil super norak yang pernh ak temui saat nonton," ujar pemilik akun Tiktok.
Video itu tak lama kemudian dihapus karena sang pemilik video asli dihubungi oleh rekan pelaku yang tak terima dengan viralnya para bocah dalam video tersebut.
Meskipun demikian, video itu sudah viral dan dibagikan ke berbagai sosial media oleh para netizen yang mengecam perilaku tersebut.
Tak sampai disitu, diketahui ternyata video viralnya para bocah tersebut adalah milik Meme Daeng, yang merupakan selebgram asal kota Pontianak.
Lewat story Instagramnya, ia membagikan bagaimana rekan para bocah itu memberinya ancaman bahkan mengajak dirinya untuk bertemu karena tak terima viralnya video tersebut.
"Siap-siap aja kamu, kamu gak tau adik aku ini anak siapa...," ujar rekan pelaku kepada Meme Daeng dalam pesan yang ia kirim dengan bahasa Melayu Pontianak.
Baca Juga: Detik-detik Mobil Nekat Lawan Arah hingga Tabrak Pejalan Kaki di Purwakarta, Publik Dibuat Meradang
Bukannya merasa takut atau segan, Meme Daeng dan teman-temannya malah menjadikan hal tersebut menjadi sebuah komedi karena pemilihan bahasa yang dipilih oleh rekan pelaku terbilang cukup lucu, ia mengajak Meme Daeng bertemu dengan menggunakan istilah COD (Cash On Delivery) yang harusnya digunakan untuk melakukan transaksi barang.
"Mau kamu apa? Aku VC tidak diangkat. Aku ajak COD kamu tidak mau...," ujar rekan pelaku.
Tak sampai disitu, rekan pelaku juga mengajak Meme Daeng untuk melakukan video call namun malah menggunakan singkatan kata VCS atau Video Call Sex kepada Meme Daeng. Hal ini lantas membuat teman-teman Meme Daeng tak kuasa menahan tawa.
"Kali ini aku ketawa, kok ini benar2 canteeeek bahase dan pola chat die yee, VCS diantam ee, kasi die desah tipis2 yak kali," ujar rekan Meme Daeng dengan emot tertawa.
VCS atau Video Call Sex memiliki arti sebagai komunikasi yang dilakukan via panggilan video yang memiliki unsur pornografi. Sehingga, tampaknya sang rekan pelaku salah mengira makna kata yang ia gunakan yang seharusnya VC (Video Call) malah menjadi VCS.
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha