"Setelah itu tamu undangan disuguhi makanan dan minuman ringan," kata Gregorius.
Setelah rangkaian penyambutan tamu selesai, tamu undangan diberi beras kuning, beras yang dibuang kebawah untuk mahluk halus dan beras putih yang dilempar keatas untuk Tipa Iyakng ( Tuhan Yang Maha Esa ).
Hal itu dilakukan, sembari Ketua Adat membaca doa yang kemudian rombangan tamu diantar ke rumah Adat Baluk.
Kegiatan inipun mendapat dukungan langsung dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, bersama Dinas Kebudayaan.
Pamong Budaya Ahli Madya Kemendikbud Ristek, Julianus Limbeng mengatakan, pelaksanaan Ritual Nyobeng ini merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat adat sub suku Dayak Bidayuh Sebujit yang perlu dilestarikan.
Semangat seluruh masyarakat adat dalam pelaksanaan ritual nyobeng ini, menurutnya merupakan wujud sukur kepada Sang Pencipta Tuhan YME dan menjadi salah satu upaya pelindungan dan pelestarian budaya.
"Hal ini sejalan juga dengan tema G 20 Bidang Kebudayaan yaitu Kebudayaan untuk hidup yang berkelanjutan," katanya.
Berita Terkait
-
Mengenal Budaya Payung di Jepang, Bisa Menjadi Barang Milik Bersama jika Diperlakukan Seperti Ini
-
AMAN Minta Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Penuhi Janji Pengakuan Tanah Masyarakat Adat
-
Eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto Jadi Menteri ATR/BPN, Masyarakat Adat Khawatir Militer Ikut Urus Sengketa Tanah
-
7 Keunikan Pakaian Adat Bali, Lengkap dengan Makna Filosofisnya
-
Melihat Beragam Karya di Distrik Seni Sarinah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026