Scroll untuk membaca artikel
Bella
Senin, 04 Juli 2022 | 07:00 WIB
Budiman Sudjatmiko. [Suara.com/Muhammad Yasir]

SuaraKalbar.id - Ketua Umum Inovator 4.0 Budiman Sudjatmiko mengatakan seni dan budaya selain dijaga dengan semangat kecintaan pada adat dan sejarah masa lalu, juga harus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi-teknologi terbaru. 

Selain itu, dirinya juga mengatakan inovasi merupakan sesuatu yang penting dan diperlukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan (iptek) maupun seni budaya.

"Pengembangan ini tidak bisa dilakukan secara sektoral lagi, tetapi harus kolaboratif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Cilacap, Jawa Tengah, Minggu.

Budiman mengatakan hal itu terkait dengan kegiatan seni budaya berupa "Temu Mantan dan Calon - Silaturahmi Budaya Ibu Kota Indonesia" yang melibatkan Suku Betawi dan Suku Paser.

Baca Juga: Ya Ampun, IKN Nusantara Masuk Wilayah Rawan Banjir, Melkianus Kotta: Kita Harus Hati-hati

Dalam hal ini Suku Betawi merepresentasikan dari Jakarta yang kini masih menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia, sedangkan Suku Paser yang wilayahnya bakal dijadikan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022.

Gelaran seni budaya yang diinisiasi oleh Bukit Algoritma dan Raksasa Budaya Indonesia (RBI), di lokasi Kampoeng Betawi, Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Minggu (3/7)

Terkait dengan hal itu, Budiman mengharapkan para generasi muda Betawi dan Paser untuk memanfaatkan ruang dan fasilitas yang telah disiapkan di Bukit Algoritma sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia serta pusat kajian keunggulan budaya Indonesia.

Sementara itu, perwakilan dari Bukit Algoritma dan Kawasan Ekonomi Cikidang Sukabumi Dhanny Handoko mengatakan kegiatan ini tujuan besarnya untuk menampilkan seni budaya sebagai kekuatan pemersatu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Peran kami lainnya adalah menyiapkan sebuah kawasan Ruang Tumbuh Kembang SDM (Sumber Daya Manusia) Tangguh Berkelanjutan berbasis Iptek dan Seni Budaya, dalam kerangka Cipta Kerja dan Cipta Kreasi," katanya.

Baca Juga: Mengenal Deretan Tokoh Betawi yang Jadi Nama Jalan Baru di Jakarta (Bagian 2)

Menurut dia, hal itu dilakukan guna membangkitkan minat dan semangat generasi muda untuk berinovasi serta turut terlibat dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.

Load More