SuaraKalbar.id - Perseteruan antar kelompok pada Kawasan Babarsari, kelurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY masih memanas hingga sebabkan daerah tersebut viral di sosial media.
Babarsari hari ini masuk ke jajaran trending topik Twitter usai beberapa akun mengunggah video amatir mengenai kondisi jalan sekitar yang turut menjadi tempat-tempat kericuhan terjadi.
Salah satu akun sosial media Twitter @merapi_uncover terlihat aktif membagikan moment mengenai kericuhan yang terjadi dan menghimbau masyarakat untuk mencari jalan alternatif.
Sebelumnya lewat informasi yang beredar, kejadian tersebut bermula dari kelompok NTT dan Maluku yang membuat keributan di tempat karaoke pada Jum'at subuh (1/7).
Baca Juga: Gaduh Pendapat Ayam Geprek Ditumbuk hingga Halus Vs Pipih, Mana yang Benar?
Tak terima atas keributan yang terjadi di lokasi karaoke, pihak NTT lantas memberikan serangan balik dengan menyerang tempat hunian para warga Maluku yang berada pada daerah tersebut.
Kejadian penyerangan tersebut kemudian memakan 1 korban salah sasaran warga asal Papua yang menerima bacokan hingga membuat tangan korban putus.
Tak terima dengan itu, pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPMA Papua) Yogyakarta, mengadakan aksi untuk meminta pertanggungjawaban pihak berwajib agar segera menangkap pelaku salah sasaran tersebut.
Sayangnya, dua hari berlalu belum juga didapatkan kejelasan pihak kepolisian.
Selanjutnya hari ini, Senin (4/7/2022) kerusuhan kembali terjadi di Babarsari, sekolompok orang membakar ruko-ruko yang diduga merupakan markas warga asal NTT.
Baca Juga: Foto: Suasana Babarsari Pascakerusuhan yang Mengakibatkan Sejumlah Ruko dan Motor Rusak
Kejadian tersebut lantas menarik perhatian publik, banyak netizen yang menyayangkan kejadian tersebut terutama bagi warga asli daerah Yogyakarta karena dinilai kejadian tersebut merugikan pihak lain yang menyebabkan terkendalanya aktifitas harian.
"Kasian orang sekitar-sekitar / warga asli jogja yang mau aktivitas keganggu cuma gara-gara ini doang. Tamu tapi selalu buat onar," ujar netizen.
"tamu ingin jadi preman, merantau ke pulau seberang bukannya bersenang-senang tapi malah nyusahin," tambah netizen.
"Mau ngusir tapi takut dibilang rasis wkwk," ketik yang lainnya.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Gunakan Kereta pada Minggu H+6
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
Stasiun Jogja Diserbu Pemudik: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Besok!
-
Siapa Ibu Tristan Gooijer? Fullbek Kanan Ajax Amsterdam Keturunan Maluku Lagi Dirayu PSSI
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025
-
Komitmen Perluas Inklusi Keuangan, 1 Juta AgenBRILink BRI Siap Tangani Transaksi dan Pembayaran