SuaraKalbar.id - Seorang anggota polisi bernama Bripda Ilham Akbar terluka akibat panah-panah yang diduga dilepas orang tak dikenal. Ia terpanah saat sedang mengamankan dan melerai bentrokan antar sekelompok warga di Kota Tual pada Sabtu (16/7/) dini hari
Mendapati kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengirimkan Bripda Ilham Akbar ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta agar mendapat pelayanan medis yang lebih baik.
Bripda Ilham Akbar yang merupakan personil Unit Dalmas, Satuan Samapta Polres Tual, ini mengalami luka panah pada kening sebelah kanan.
Bripda Ilham Akbar berobat ke Jakarta dengan menumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT881 langsung dari Bandara Karel Satsuitubun, Maluku Tenggara, Minggu.
Pengiriman Ilham Akbar sendiri ke Jakarta, untuk dilakukan operasi pengangkatan panah yang masih menancap di kening sebelah kanannya.
"Saya sudah meminta Kabid Dokkes dan Karo SDM untuk melakukan pengecekan dan kontrol langsung terhadap korban sebelum diberangkatkan ke Jakarta," kata Kapolda Maluku, di Ambon, Minggu.
Kapolda mengaku dirinya juga telah memberikan atensi khusus agar korban segera mendapatkan penanganan serius dan dirawat sampai sembuh.
"Kami mohon doanya semoga korban dapat segera sembuh dari luka yang dialaminya," harap Kapolda.
Selain Ilham Akbar, Wakapolres Tual, Kompol Syahrul Awab, juga mengalami hal serupa. Ia terluka panah saat sedang membubarkan konsentrasi massa bentrok. Wakapolres Tual terluka panah pada paha sebelah kanan. Dan operasi pengangkat panah yang menancap di pahanya sudah berhasil dilakukan di Rumah Sakit Maren. (Antara)
Baca Juga: Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Berharap Bisa Temui Istri Ferdy Sambo
Berita Terkait
-
Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Berharap Bisa Temui Istri Ferdy Sambo
-
Temui Keluarga Brigadir J, Komnas HAM: Kami Diberi Banyak Keterangan, Foto dan Video
-
Jadi Korban Perang Kelompok, Paha Sebelah Kanan Wakapolres Tual Terkena Panah
-
Geng Motor di Medan Ngamuk Tembaki Warga Pakai Panah, Polisi Kejar Pelaku
-
Soroti Kasus Brigadir J, Pakar psikologi forensik Buka-bukaan Soal Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron