SuaraKalbar.id - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Warga dibuat heboh dengan kebakaran tersebut karena terjadi di dua lokasi berbeda dalam satu hari yaitu pada Selasa (13/9/2022).
Kebakaran pertama terjadi di sebuah warung kopi milik Paeng Wandi Kuswandi yang berada di jalan Lintas Selatan depan Terminal Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau, sekitar pukul 10.50 WIB, Selasa (13/9).
Selanjutnya, kebakaran kedua di hari tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, yang menghanguskan sebuah rumah milik Ayu warga Desa Nanga Mentebah Kecamatan Mentebah.
"Kebakaran di warung kopi Kedamin berhasil dipadamkan, sedangkan kebakaran di Mentebah api begitu cepat membesar sehingga menghanguskan rumah beserta isinya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan, di Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu.
Menurutnya, untuk kebakaran di warung kopi Kelurahan Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan, dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik.
Sedangkan kebakaran yang terjadi di Desa Nanga Mentebah belum diketahui penyebab kebakaran, namun informasi yang diterima api diduga berasal dari bagian dapur rumah.
Gunawan menjelaskan, dari informasi sementara saat terjadi kebakaran di Desa Nanga Mentebah rumah dalam keadaan kosong.
"Pemilik rumah bernama Ayu bersama suaminya sedang pergi ke Pontianak sedangkan anaknya saat kejadian tidak berada di rumah," kata Gunawan.
Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kapuas Hulu untuk waspada dan lebih teliti baik itu terkait arus pendek listrik mau pun penyebab kebakaran lainnya.
Baca Juga: Gudang Ros All Day Cosmetics Dilalap Habis Si Jago Merah
"Kita turun prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi, semoga kita selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi setiap musibah yang kemungkinan bisa terjadi kapan saja," imbau Gunawan. Antara
Berita Terkait
-
Gudang Ros All Day Cosmetics Dilalap Habis Si Jago Merah
-
Kebakaran di Ruang Pamer Skuter Listrik, 8 Orang Meninggal Dunia
-
Cerita Warga Soal Pabrik Pelit di Dekat Lokasi Kebakaran Gudang JNE Depok
-
Damkar: Kebakaran Pemukiman Padat di Taman Sari Akibat Warga Bakar Sampah
-
Soal Kebakaran Gudang JNE Cimanggis, Polisi Periksa Lima Orang Saksi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah