SuaraKalbar.id - Sebagian pria mengatakan kondom dapat mempengaruhi kenikmatan saat berhubungan intim.
Menanggapo jal tersebut, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia-Jakarta Raya dr Ulul Albab, SpOG mengatakan bahwa pendapat tersebut benar adanya.
Meski begitu, menurut dia, permasalahan terletak pada bahan kondom yang mungkin mempengaruhi sensasi saat pria dan pasangannya melakukan hubungan intim.
"Sarannya, pilih kondom yang tepat. Perlu diingat, ada beberapa bahan-bahan kondom, bukan hanya lateks tetapi ada beberapa jenis yang lain," kata Ulul melalui pesan elektroniknya, Senin (26/9/2022).
Menurut Ulul Albab, memperhatikan tebal atau tipisnya kondom dan cara pemasangannya juga penting karena kedua hal ini juga berpengaruh pada kenikmatan saat berhubungan.
Tak hanya soal kondom, Ulul juga meluruskan dua mitos yang masih ada di masyarakat terkait kontrasepsi, salah satunya kontrasepsi hormonal membuat rahim perempuan kering sehingga berhubungan dengan kenikmatan seksual.
Menurutnya, tak ada kaitan antara kontrasepsi hormonal dan rahim menjadi kering.
Bahkan, kata Ulul, ada beberapa jenis kontrasepsi hormonal yang justru memberikan proteksi terhadap dinding rahim.
"Kemudian fungsi kontrasepsi hormonal cara kerjanya salah satunya mengentalkan serviks sehingga membuat sperma tidak bisa naik ke atas bertemu telur. Jadi tidak ada kaitannya dengan kenikmatan atau sensasi saat berhubungan seksual," kata dia.
Baca Juga: Memilih Kontrasepsi Ibarat Seperti Memilih Suami
Mitos lainnya terkait kontrasepsi jenis IUD yang dapat membuat rasa kurang nyaman suami saat berhubungan seksual. Ini salah satunya terkait benang yang sampai ke vagina saat pemasangan IUD.
Dirinya mengungkapkan, ada aturan khusus dalam pemasangan IUD. Panjang dan pendeknya benang yang tertinggal dalam rahim dapat berpengaruh pada kenyamanan suami.
"Makanya dengan pemasangan yang tepat, benang yang tidak terlalu panjang, jenis IUD yang dipilih cukup bagus, maka itu semua (masalah) bisa dihindarkan," kata dia.
Pada prinsipnya, kata Ulul, kontrasepsi itu aman dan nyaman digunakan sehingga pasangan suami istri tak perlu khawatir saat berhubungan intim.
"Justru dengan kontrasepsi harusnya tidak ada rasa khawatir untuk terjadi kehamilan sehingga berhubungan seksual jadi lebih maksimal dan lebih intim," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Memilih Kontrasepsi Ibarat Seperti Memilih Suami
-
Ernest Prakasa Bingung Masih Banyak Orang Ribut Tentang Pembagian Kondom: Masih Yakin Pendidikan Seks Gak Penting?
-
Kampanye KB yang Sulit Digalang Setelah Era Reformasi
-
Kampanye KB Lebih Sulit Dilakukan Saat Ini, Apa Sebabnya?
-
Anak Tiri Diduga Jadi Budak Seks Oknum Polisi, Hotman Paris Ikut Bantu karena Tercium Ada Kejanggalan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara