SuaraKalbar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan langkah strategis, guna mengatasi permasalahan sampah.
Berbagai upaya, mulai dari mengajak masyarakat memilah dan mengolah sampah, dengan menerapkan konsep 3R, pengadaan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle dengan teknologi pencacah hingga pengaktifan bank sampah, diharapkan dapat mengurangi setidaknya 25 persen limbah di 2023 nanti.
Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono mengatakan pihaknya telah merancang untuk melakukan layanan jemput bola pembuangan sampah, bagi tempat-tempat usaha.
“Jemput bola tersebut dengan catatan adanya kesepakatan kedua belah pihak, lantaran pengenaan retribusi bagi pengguna layanan,” tuturnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (16/10/2022).
Dalam operasionalnya, DLH Pontianak akan mengerahkan sejumlah armada dan tenaga pekerja. Khusus untuk menjemput sampah-sampah tersebut.
“Hal ini dilakukan agar tidak menggangu dari sisi kesehatan selain itu sampah juga berpotensi merusak lingkungan,” paparnya.
Ia mengatakan, limbah yang diproduksi masyarakat di Kota Pontianak bisa mencapai 400 ton per hari. Di mana 40 persen dari total limbah tersebut, terdiri dari 17 persen sampah plastik dan sisanya bervariasi.
Mulai dari sisa-sisa kaca, kayu, kertas dan lain-lain yang bisa didaur ulang.
“Terobosan tersebut selain untuk mewujudkan Kota yang bersih, hijau, aman dan tertib merupakan satu diantara visi dan misi Kota Pontianak juga untuk mencapai predikat adipura,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah