SuaraKalbar.id - Dokter spesialis penyakit dalam dr. Dwi Wahyunianto Sp.D mengungkapkan bahwa adanya gejala lebam pada kulit sering menjadi tanda penyakit leukimia.
Untuk itu, pada diskusi mengenai penyakit leukimia yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (31/10/2022), Wahyu mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gejala lebam pada kulit.
"Salah satu gejala yang perlu diwaspadai adalah adanya perdarahan, itu bisa terjadi di mana saja, yang paling sering itu di kulit seperti lebam menjadi salah satu gejala yang sering ditemukan pada pasien leukimia," ucap Wahyu.
Leukima merupakan salah satu bentuk penyakit kanker darah yang ditandai oleh adanya sel-sel tidak normal atau sel muda yang bertambah dalam jumlah banyak dan tidak terkendali.
Menurutnya, lebam yang terjadi pada sebagian besar pasien leukimia disebabkan adanya perdarahan di bawah kulit akibat sel darah putih yang berkembang terlalu banyak, sehingga menekan sel darah merah dan trombosit yang diproduksi di dalam sumsum tulang.
Selain itu, gejala lain yang sering ditemui adalah mimisan dan gusi berdarah. Walaupun ada tanda terlihat pada pasien leukimia, perlu dilakukan diagnosis lebih lanjut oleh dokter agar bisa dilakukan tindakan yang cepat dan tepat.
"Memerlukan seorang dokter yang tentunya punya pengetahuan dan pengalaman di bidangnya sehingga diagnosis leukimia ini bisa dengan cepat ditindak, karena penyakit ini bergeraknya sangat cepat, misalnya dalam waktu enam bulan sampai dengan setahun pasien bisa tidak selamat," kata Wahyu.
Dirinya mengungkapkan lebam pada penderita leukimia berbeda dengan lebam biasa karena terbentur. Biasanya lebam pada leukimia terjadi di tempat yang tidak biasa seperti pada batang tubuh dan leher, serta jumlahnya yang bertambah banyak seiring waktu.
"Lebam menjadi wajar bila memang kita misalnya habis terbentur, kita tahu alasannya. Kalau kita tidak tahu tiba-tiba muncul lebam, apalagi ditambah dengan gejala mudah pucat juga harus memeriksakan ke konsultan hematologi dan onkomedik yang terdekat," katanya.
Baca Juga: Emang Bener Wanita Gemuk Jadi Faktor Sulit Hamil? Dokter Boyke Beberkan Penjelasannya
Dirinya menjelaskan, leukima bisa terjadi akibat adanya beberapa faktor, seperti paparan zat kimia, polusi termasuk asap rokok, dan bila pernah melakukan terapi radiasi atau kemoterapi. Selain itu, faktor genetik juga sangat berperan dalam hal terjadinya kanker darah ini.
"Seperti dengan kanker lain, faktor genetik sangat berperan dalam hal terjadinya kanker mungkin hampir 90 persen terkait dengan kelainan genetik dari sel darahnya yang mengalami leukimia tersebut," ucapnya.
Konsultan Hematologi - Onkologi Medik ini menjelaskan peranan operasi pada leukimia sangat minimal karena berhubungan dengan darah, sehingga terapi sistemik dengan memberikan obat yang bekerja ke seluruh tubuh menjadi jalan satu-satunya untuk pengobatan leukimia.
"Salah satunya adalah kemoterapi, yang merupakan bagian dari pengobatan kanker secara sistemik atau secara keseluruhan," ujarnya.
Lebih lanjut ada terapi target dan imunoterapi, namun pengobatan ini memerlukan fisik yang prima dari pasien karena efek sampingnya cukup besar sehingga disarankan pasien segera memeriksakan diri agar kondisi saat berobat masih optimal untuk menerima terapi. (Antara)
Berita Terkait
-
Emang Bener Wanita Gemuk Jadi Faktor Sulit Hamil? Dokter Boyke Beberkan Penjelasannya
-
Hal yang Dianggap Tabu saat Gituan bagi Suami Istri Kata dr.Boyke Bisa Kasih Kenikmatan Loh
-
Hal Penting dari Dokter Boyke Buat Pria Wajib Tahu Tentang Manfaat Sunat, Jangan Sampai Ini Terjadi
-
Serang Balik, Siksa Khair Tegaskan Kevin Hillers Lecehkan Puluhan Perempuan
-
Kunyit Bisa Jadi Pilihan Selain Madu untuk Redakan Demam Anak, Begini Cara Meraciknya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG