SuaraKalbar.id - Seorang pria terciduk warga tengah lakukan aksi tak senonoh dengan memaksa anak di bawah umur untuk mengisap kemaluannya.
Kejadian yang tertangkap pada hari Senin (17/07) tersebut, diketahui berlokasi di kawasan Harapan Jaya, Kota Baru, Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam video yang beredar saat pelaku berhasil diamankan warga, terlihat pria tersebut malu-malu ketika sejumlah warga melakukan interogasi kepadanya.
"Saya anu itunya," ucap sang pelaku malu-malu dalam video yang diunggah akun Instagram @pontianak_infomedia yang dikutip suarakalbar.id.
Tampak geram, perempuan yang merekam tampang pelaku langsung membentaknya agar pria tersebut mau menjelaskan secara jelas aksi tak senonoh yang telah ia lakukan.
"Ngaku itunya, masa gak tahu," lanjut sang pelaku mencoba untuk tidak menjelaskan perbuatannya.
Mencoba menutupi alibinya, pelaku tampak berusaha tidak ingin menjelaskan detail perbuatannya yang akhirnya membuat warga lain mencoba terus melakukan interogasi.
"Kamu suruh O*** (korban) kenapa? Kamu suruh isap?" Tanya warga lainnya.
"Enggak," geleng pelaku pelan.
Melihat sang pelaku menghindari perbuatannya, warga lain tampak meradang dan kembali membentak sang pelaku agar mengakui perbuatannya.
Warga lainnya mencoba berusaha tenang kembali melemparkan pertanyaan serupa kepada pelaku yang akhirnya diakui oleh pelaku.
"Kamu suruh isap? Iya?" Tanya warga kembali.
"Iya," ucap pelaku mengangguk.
Berdasarkan keterangan yang diberikan dalam video, diketahui pelaku ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban bahkan pria tersebut telah melakukan aksinya kepada lebih dari satu bocah.
"Pria tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan korban dan hasil interogasi warga, pria tersebut mengaku telah melakukan aksinya terhadap 3 bocah," tulis keterangan dalam unggahan.
Berita Terkait
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Pramono Patok Target 633 Rumah Warga Jakarta Direnovasi Sepanjang 2026, Sumber Dananya dari Sini
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter